BBM Langka, Antrean Kendaraan Mengular di Jalan Lintas Sumatera

Wahyudi Aulia Siregar, Okezone · Jum'at 15 Oktober 2021 12:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 15 608 2486753 bbm-langka-antrean-kendaraan-mengular-di-jalan-lintas-sumatera-olj1MH9Slq.jpg Anteran kendaraan di SPBU Jalinsum (Foto: Wahyudi Siregar)

MEDAN - Antrean panjang kendaraan mengular di sejumlah titik Stasiun Pengisian Bahanbakar Umum (SPBU) di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), Jumat (15/10/2021).

Seperti di Jalinsum ruas Sisingamangaraja Medan-Tebing Tinggi serta Medan-Stabat. Antrean kendaraan baik kenderaan pribadi maupun kenderaan logistik berjejer hingga membentuk barisan sejauh hampir 1 kilometer.

Hampir tak ada SPBU yang tak dipadati antrean kendaraan. Sejumlah SPBU bahkan sudah menghentikan pelayanan karena kehabisan stok BBM.

Pelang bertuliskan BBM Habis, hingga BBM dalam perjalanan terlihat terpasang di SPBU-SPBU tersebut. Ironisnya BBM yang habis itu tak hanya untuk jenis Pertalite yang kini paling banyak dipakai masyarakat, tapi juga untuk jenis Biosolar dan Pertamax.

"Sudah dari tadi pagi ini. Belum kebagian juga. Mau jalan takut di depan (SBPU selanjutnya) enggak ada BBM juga," kata Feri Sumantri (37) di SPBU Tanjungmorawa.

"Tadi pas di belakang (antrean) masih ada. Begitu beberapa antrean lagi, BBM habis. Sebelumnya 2 SPBU juga enggak punya BBM," sebut Mislan Siregar, sopir travel Medan-Aceh yang dihubungi MPI saat berada di Binjai.

Baca juga: Warga Risau BBM Langka, Ini Penyebabnya

Panjangnya antrean tak hanya dikeluhkan para pengendara yang ingin mengisi BBM, tapi juga pengguna jalan lain yang dirugikan akibat kemacetan yang disebabkan oleh antrean tersebut.

"Antrean memakan separuh badan jalan. Jadi kita sempat terhambat tadi," kata Agung, warga Binjai.

Baca juga: 5 Fakta Pertalite hingga Pertamax Langka Bikin Warga Panik

Di tengah antrean panjang BBM ini, Pertamina masih menyebut pasokan BBM di wilayah Sumatera Utara dalam kondisi aman dan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam beberapa hari ke depan. Apalagi kemarin, pasokan bertambah sebanyak 15.900 kiloliter dari tanker yang berhasil sandar.

Sebelumnya, Pertamina menyebut ada gangguan distribusi BBM akibat cuaca buruk yang membuat tanker pembawa stok BBM ke Sumut tak bisa bersandar. Kendala itu terjadi di tengah konsumsi BBM yang naik sekitar 10 persen untuk jenis Gasoline (Bensin dan Perta Series) serta gas oil (Solar).

Baca juga: Premium hingga Pertalite Menghilang, Warga: Kita Harus Pakai Apa?

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini