Pria Ini Diduga Perkosa Wanita di KRL, Penumpang Diam Saja

Susi Susanti, Okezone · Senin 18 Oktober 2021 09:40 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 18 18 2487855 pria-ini-diduga-perkosa-wanita-di-krl-penumpang-diam-saja-0pQHuW6Oik.jpg Pria diduga melakukan pemerkosaan di KRL di Philadelphia (Foto: news.com.au)

PHILADEPHIA - Polisi sedang menyelidiki insiden dugaan kasus pemerkosaan yang dilakukan seorang pria di kereta komuter (KRL). Penumpang di kereta komuter Philadelphia yang penuh sesak  dilaporkan tidak menelepon 911 saat pemerkosaan dilakukan seorang pria berusia 35 tahun di depan mata mereka.

Serangan yang diduga dilaporkan terjadi sekitar pukul 23.00 waktu setempat pada Rabu (13/10) ketika kereta Otoritas Transportasi Pennsylvania Tenggara (SEPTA) melakukan perjalanan dari Philadelphia ke pinggiran kota tetangga Upper Darby. SEPTA mengatakan salah satu karyawannya akhirnya melihat pemerkosaan sedang berlangsung dan menelepon polisi, memungkinkan petugas untuk menangkap tersangka berpakaian setengah telanjang, yang kemudian diidentifikasi sebagai Fiston Ngoy, di dekat korban.

Inspektur Polisi Upper Darby Timothy Bernhardt mengatakan insiden itu terekam dalam video pengawasan, memberikan banyak bukti kepada penyelidik untuk mendakwa Ngoy dengan penyerangan dan pemerkosaan. Rekaman itu juga menunjukkan penumpang lain menyaksikan seluruh serangan dan tidak melakukan apa pun untuk membantu korban.

(Baca juga: Polisi Tangkap 28 Tersangka Pemerkosaan Gadis 15 Tahun Secara Beramai-ramai)

"Ini mengganggu," kata Bernhardt kepada afiliasi NBC News lokal WCAU-TV pada Jumat (15/10).

"Saya terkejut. Saya tidak punya kata-kata untuk itu. Saya tidak bisa membayangkan melihat apa yang Anda lihat melalui mata Anda sendiri, dan melihat apa yang dialami wanita ini, bahwa tidak ada yang akan masuk dan membantunya,” lanjutnya.

Bernhardt mengatakan dalam sebuah wawancara terpisah, ada banyak orang yang hadir selama pemerkosaan yang bisa saja campur tangan. “Seseorang seharusnya melakukan sesuatu,” katanya kepada afiliasi CBS News, KYW-TV.

(Baca juga: KJRI Hong Kong Koordinasi dengan Aparat Terkait Pemerkosaan Pekerja Migran)

“Ini berbicara tentang di mana kita berada di masyarakat. Siapa yang akan membiarkan hal seperti itu terjadi?,” ungkapnya.

Polisi berusaha mengidentifikasi orang-orang yang berada di kereta pada saat penyerangan untuk mengumpulkan informasi tentang apa yang mereka saksikan. SEPTA mengatakan pemerkosaan bisa dihentikan lebih cepat jika pengendara menelepon 911.

"SEPTA mendesak siapa pun yang mengamati kejahatan yang dilakukan atau situasi berbahaya yang terjadi untuk melaporkannya," kata juru bicara badan tersebut Andrew Busch dalam sebuah pernyataan.

Sebuah laporan Fox News mengatakan beberapa penumpang tidak melakukan apa pun untuk membantu wanita yang diperkosa, tetapi malah merekam kejadian itu di telepon mereka.

Korban yang tidak diketahui identitasnya dirawat di rumah sakit untuk perawatan luka-lukanya setelah serangan itu. Polisi mengatakan Ngoy tidak mengenal wanita itu. Pelaku tidak dapat mengirim jaminan sejauh ini dan tetap di penjara.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini