Polisi: Pangeran Andrew Tidak Lakukan Pelecehan Seksual, Tapi Citranya Jadi Buruk di Mata Publik

Vanessa Nathania, Okezone · Senin 18 Oktober 2021 12:50 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 18 18 2487967 polisi-pangeran-andrew-tidak-lakukan-pelecehan-seksual-tapi-citranya-jadi-buruk-di-di-mata-publik-TpH6Iod6v5.jpg Pangeran Andrew (Foto: Reuters)

INGGRIS - Polisi Inggris tidak akan mengejar Pangeran Andrew atas tuduhan pelecehan seksual yang dilakukan kepada seorang wanita muda. Pangeran Andrew dianggap tidak melakukan apa pun yang ilegal dan dia tidak dinyatakan bersalah atas kejahatan apa pun di pengadilan.

Polisi Metropolitan kini telah memutuskan dia tidak memiliki kasus untuk dijawab dalam menghadapi tuduhan pelecehan seksual bersejarah yang muncul dari persahabatannya dengan pelaku pedofil, Jeffrey Epstein.

Pangeran Andrew diketahui memiliki hubungan pertemanan dengan Epstein sejak foto dirinya bersama dengan Epstein dan beberapa gadis tersebar luas. Dari sinilah dugaan yang memperkuat tuduhan tersebut. Tampak juga foto Pangeran dengan Virginia Giuffre, yang menuduhnya melakukan pelecehan seksual.

Namun berdasarkan keputusan bulat dari pengadilan opini publik, Pangeran Andrew telah dinyatakan bersalah. Tidak heran hanya sedikit orang yang menyukai dirinya, dan lebih sedikit lagi orang yang ingin melihatnya melakukan urusan kerajaan.

(Baca juga: Ratu Elizabeth Dilaporkan 'Habis-habisan' Danai Pangeran Andrew Lawan Tuduhan Pelecehan Seksual)

Dilansir dari Sunday Times, bahkan Pangeran William menyebut Pangeran Andrew memiliki sikap “tidak tahu berterimakasih dan tidak ramah”, juga menganggapnya sebagai sebuah “risiko” sekaligus “ancaman bagi keluarga kerajaan”.

Diketahui. kasus Pangeran Andrew dimulai saat Giuffre menuntut dirinya di pengadilan Amerika Serikat (AS) atas tuduhan bahwa wanita itu dipaksa untuk berhubungan seks dengannya sebanyak tiga kali saat dirinya baru berusia 17 tahun.

(Baca juga: Pangeran Andrew Digugat Atas Tuduhan Pelecehan Seksual)

Namun, polisi di London mempelajari klaim ini dan menyimpulkan bahwa mereka “tidak akan mengambil tindakan lebih lanjut” karena usia dewasa di Inggris adalah 16 tahun, jadi jika meskipun tuduhan ini benar, Pangeran Andrew dianggap tidak melakukan sesuatu yang illegal. Tetapi setiap argumen tentang ‘pengadaan’ dan definisi terkait persetujuan akan diputuskan oleh pengadilan.

Pangeran Andrew sendiri menyangkal pernah bertemu dengan Giuffre. Dalam persepsi publik, orang Inggris setuju dengan Pangeran William bahwa dia harus dijauhkan dari kehidupan publik. Tetapi Pangeran Andrew tetap percaya bahwa dirinya dapat kembali ke urusannya seperti biasa.

"Saya pikir dia adalah satu-satunya orang di seluruh dunia saat ini yang berpegang teguh pada aspek bahwa dia bisa kembali,” terang Editor Kerajaan The Mirror, Russell Myers di acara ITV 'Lorraine'.

Jurnalis BBC yang dikutip oleh Reuters, Charlie Stone, mengatakan Pangeran Andrew terlihat yakin jika dirinya tidak bersalah karena dia adalah seorang pangeran, dan pangeran tidak pernah bisa melakukan kesalahan apa pun. Itulah kerennya menjadi pangeran, bisa melakukan apa pun yang disuka.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini