Setidaknya 24 Orang, Termasuk Anak-Anak, Tewas Akibat Banjir di India

Rahman Asmardika, Okezone · Senin 18 Oktober 2021 13:23 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 18 18 2487985 setidaknya-24-orang-termasuk-anak-anak-tewas-akibat-banjir-di-india-EvJjnK05jy.jpg Foto: Kerala Times.

NEW DELHI - Setidaknya 24 orang, termasuk anak-anak, tewas dalam banjir di India selatan setelah hujan lebat menyebabkan sungai meluap, memutus akses ke kota dan desa. Jumlah korban dikhawatirkan bisa meningkat karena masih banyak orang yang hilang.

Beberapa rumah hanyut dan orang-orang terperangkap di Distrik Kottayam di Negara Bagian Kerala.

Video dari daerah itu menunjukkan penumpang bus diselamatkan setelah kendaraan mereka dibanjiri air banjir.

BACA JUGA: Diguyur Hujan Deras, Kota Samarinda Dikepung Banjir

Kottayam dan Idukki adalah dua distrik yang terkena dampak terburuk di negara bagian tersebut. Hujan deras selama berhari-hari juga menyebabkan tanah longsor yang mematikan.

Helikopter militer digunakan untuk menerbangkan pasokan dan personel ke daerah-daerah di mana orang-orang terjebak.

Sebuah keluarga yang terdiri dari enam orang, termasuk seorang nenek berusia 75 tahun dan tiga anak, dipastikan tewas setelah rumah mereka di Kottayam tersapu banjir, demikian diwartakan kantor berita PTI.

Mayat tiga anak lainnya, berusia delapan, tujuh dan empat tahun, juga ditemukan terkubur di bawah puing-puing di Distrik Idukki.

BACA JUGA: Viral Akses ke Bandara Terendam Banjir, Penumpang Pesawat Naik Traktor Kejar Penerbangan

Perahu-perahu nelayan digunakan untuk mengevakuasi orang-orang yang selamat yang terperangkap di Kollam dan kota-kota pesisir lainnya, karena bagian-bagian jalan telah tersapu dan pohon-pohon tumbang.

Ribuan orang telah dievakuasi dan lebih dari 100 kamp bantuan telah didirikan di seluruh negara bagian, kata Kepala Menteri Kerala Pinarayi Vijayan pada Minggu (17/10/2021).

Perdana Menteri Narendra Modi pada Minggu, mengatakan bahwa dia telah berbicara dengan Vijayan tentang situasi tersebut.

"Sangat menyedihkan bahwa banyak orang meninggal karena hujan lebat dan tanah longsor di Kerala. Saya turut berbela sungkawa untuk keluarga yang ditinggalkan," kata Modi dalam cuitan di Twitter.

Tidak jarang hujan deras menyebabkan banjir dan tanah longsor di Kerala, di mana lahan basah dan danau yang dulunya berfungsi sebagai pelindung alami dari banjir telah hilang karena meningkatnya urbanisasi dan konstruksi.

Pada 2018, sekitar 400 orang tewas dan lebih dari satu juta lainnya mengungsi akibat banjir terparah di Kerala dalam satu abad.

Penilaian yang dilakukan oleh pemerintah federal pada tahun yang sama menemukan bahwa negara bagian, yang memiliki 44 sungai melalui wilayahnya itu, termasuk di antara 10 yang paling rentan terhadap banjir.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini