5 Fakta Wanita Diperkosa di KRL, Penumpang Lain Malah Diam dan Merekam

Mohammad Adrianto S, Okezone · Senin 18 Oktober 2021 20:48 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 18 18 2488201 5-fakta-wanita-diperkosa-di-krl-penumpang-lain-malah-diam-dan-merekam-EOTE7KjsRH.jpeg KRL di Philadelphia. (Foto: news.com.au)

PHILADELPHIA - Seorang wanita menjadi korban pemerkosaan seorang pria di dalam kereta rel listrik (KRL) pada Rabu (13/10/2021). Mirisnya, tidak ada seorang pun saksi yang melapor kepada polisi atas kejadian ini.

Terdapat beberapa fakta mengenai kasus pemerkosaan ini yang dirangkum sebagai berikut:

1. Terjadi di Kereta

Pemerkosaan diduga terjadi di dalam kereta perjalanan dari Philadelphia ke pinggiran kota tetangga Upper Darby, pada Rabu (13/10/2021) sekitar pukul 23:00.

Dalam kereta tersebut, masih dipadati sejumlah penumpang yang menjadi saksi peristiwa yang didalangi oleh pria yang diketahui bernama Fiston Ngoy (35).

2. Tidak Ada yang Melapor

Nahas, tidak ada satupun penumpang yang menelepon 911 (Kepolisian Amerika Serikat) untuk mengabarkan terjadinya pemerkosaan tersebut.

Inspektur Polisi Upper Darby Timothy Bernhardt mengatakan insiden itu terekam dalam video pengawasan. Rekaman itu juga menunjukkan penumpang lain menyaksikan seluruh serangan dan tidak melakukan apa pun untuk membantu korban.

Baca juga: Awalnya Ngintip Mandi, Pria Ini Tak Tahan lalu Perkosa dan Bunuh Korban

"Saya terkejut. Saya tidak punya kata-kata untuk itu. Saya tidak bisa membayangkan melihat apa yang Anda lihat melalui mata Anda sendiri, dan melihat apa yang dialami wanita ini, bahwa tidak ada yang akan masuk dan membantunya,” tutur Bernhardt kepada afiliasi NBC News lokal WCAU-TV pada Jumat (15/10/2021).

3. Masih Tahap Penyidikan

Polisi berusaha mengidentifikasi orang-orang yang berada di kereta pada saat penyerangan untuk mengumpulkan informasi tentang apa yang mereka saksikan.

Otoritas Transportasi Pennsylvania Tenggara (SEPTA) mengungkapkan pemerkosaan bisa dihentikan lebih cepat jika pengendara menelepon 911. 

"SEPTA mendesak siapa pun yang mengamati kejahatan yang dilakukan atau situasi berbahaya yang terjadi untuk melaporkannya," ujar juru bicara SEPTA Andrew Busch dalam sebuah pernyataan.

4. Malah Direkam 

Lebih parah, sebuah laporan Fox News mengatakan beberapa penumpang tidak melakukan apa pun untuk membantu wanita yang diperkosa, tetapi malah merekam kejadian itu di telepon mereka. 

5. Korban Luka-Luka 

Korban yang tidak diketahui identitasnya mengalami luka-luka dan harus dirawat di rumah sakit untuk menjalankan perawatan pasca serangan itu.

Polisi mengatakan Ngoy tidak mengenal wanita itu. Pelaku tidak dapat mengirim jaminan sejauh ini dan tetap di penjara.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini