Stok Vaksin Covid-19 di 17 Kabupaten/Kota di Jawa Timur Menipis, Ini Daftarnya

Lukman Hakim, Koran SI · Kamis 21 Oktober 2021 17:16 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 21 519 2489700 stok-vaksin-covid-19-di-17-kabupaten-kota-di-jawa-timur-menipis-ini-daftarnya-8qoGFKP3lR.jpg Ilustrasi (Dokumentasi Okezone)

SURABAYA – Persediaan vaksin Covid-19 di 17 kabupaten/kota di Jawa Timur (Jatim) menipis dan diprediksi akan habis dalam waktu seminggu ke depan.

Ke-17 kabupaten/kota yang persediaan vaksinnya menipis itu antara lain, Pamekasan, Tuban, Bondowoso, Pacitan, Jember, Pasuruan, Sumenep, Trenggalek, Tulungagung, Blitar, Kediri, Lumajang, Madiun, Ngawi, Bojonegoro, Gresik, dan Kota Madiun.

Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Jatim dr Makhyan Jibril Al Faraby mengatakan, pihaknya terus memonitor stok atau persediaan vaksin di berbagai daerah yang ada di Jatim. Pemetaan tersebut dibagi menjadi empat kategori. Pertama yaitu daerah aman dengan warna biru artinya stok vaksinnya masih aman hingga 14 hari ke depan.

Kemudian daerah dengan indikator warna hijau. Artinya, stok vaksinnya masih bisa digunakan dalam waktu 10 hingga 14 hari. Dan warna kuning, stok vaksinnya masih bisa digunakan dalam waktu 7 hingga 10 hari. Sedangkan yang warna merah adalah yang stok vaksinnya hanya bersisa untuk pendistribusian dalam waktu 7 hari kedepan.

"Tidak masalah jika stok vaksinnya menipis. Itu artinya daerah tersebut gencar melakukan vaksinasi. Setelah itu bisa segera melapor, maka pusat akan segera mengirimkan vaksin lagi," kata Jibril, Kamis (21/10/2021).

Sesuai sistem baru, kata dia, stok vaksin pada daerah hanya disuplai lewat dua opsi. Pertama, disuplai dari pemerintah pusat setelah pengajuan. Kedua, ditransfer dari stok buffer yang dimiliki provinsi. “Ini berbeda dengan sistem sebelumnya dimana daerah yang stoknya berlebih bisa dialihkan ke stok daerah yang dalam kondisi kekurangan. Namun hal tersebut sudah tidak bisa dilakukan,” ujarnya.

Berdasarkan data Satgas COVID-19 Jatim, daerah yang paling banyak stok vaksinnya berdasarkan indikator warna tersebut di atas, per tanggal 20 Oktober 2021 adalah Kota Mojokerto, Sampang, Jombang, Nganjuk, dan Kota Batu.

Saat ini, stok vaksin yang belum disuntikkan sekitar 2,6 juta dosis. Jumlah itu merupakan total dari berbagai jenis vaksin. Mulai Pfizer, AstraZeneca, Sinovac, maupun Moderna. Vaksin tersebut sudah terdistribusi ke daerah. “Kiriman vaksin dari pemerintah pusat lancar. Masyarakat tidak perlu khawatir. Hingga kini, dropping juga masih berlangsung,” pungkas Jibril.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini