3 Hari Tidak Keluar Rumah, Warga Kediri Ditemukan Tewas Membusuk

Solichan Arif, Koran SI · Jum'at 22 Oktober 2021 03:24 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 22 519 2489860 3-hari-tidak-keluar-rumah-warga-kediri-ditemukan-tewas-membusuk-g5mtZQEqqb.jpg Ilustrasi. (Foto: Istimewa)

KEDIRI - Seorang laki-laki berinisial SYD (44) warga Kelurahan Campurejo, Kecamatan Mojoroto Kota Kediri ditemukan tewas dengan kondisi membusuk di rumahnya. Sebelum diketahui tewas, SYD sudah tiga hari tidak keluar rumah. 

"Diketahuinya peristiwa ini berawal dari bau tidak sedap yang dicium saksi," ujar Kapolsek Mojoroto Polres Kediri Kota Kompol Gatot Setyo Budi kepada wartawan Kamis (21/10/2021). SYD bertempat tinggal seorang diri. 

Yang bersangkutan pernah berumah tangga dan memiliki seorang anak. Sekitar lima tahun lalu, SYD bercerai. Sementara anak semata wayangnya ikut mantan istrinya. 

Dari keterangan yang diperoleh petugas, sejak cerai dan hidup sendiri, SYD mengalami gangguan jiwa. "Yang bersangkutan informasinya mengalami gangguan jiwa," terang Gatot. 

Baca juga: Seorang Pria di Makassar Ditemukan Tewas Membusuk di Dalam Kamar

SYD bertempat tinggal di lingkungan di mana beberapa tetangga masih kerabatnya. Untuk urusan makan, para kerabat kerap membantu SYD dengan cara mengirimkan makanan. 

Menurut keterangan saksi yang masih kerabat SYD, yang bersangkutan sudah tiga hari tidak terlihat. Pintu rumah juga dalam keadaan tertutup. Setiba di depan rumah SYD. Saksi yang sedang membawa makanan mencium aroma busuk. 

Yang bersangkutan langsung putar balik dan mendatangi RT setempat. "Saksi kemudian memberitahu RT setempat karena pintu rumah dalam posisi tertutup," kata Gatot. Pihak RT bersama warga kemudian masuk ke dalam rumah SYD.  

Di atas kasur di dalam kamarnya. SYD ditemukan dalam keadaan sudah tidak bernyawa. Kondisinya membusuk yang diperkirakan usia kematiannya sudah tiga hari. Petugas langsung mengevakuasi jenazah ke RS Bhayangkara Kediri. 

Dari hasil pemeriksaan, petugas tidak menemukan tanda bekas kekerasan pada tubuh korban. "Dari pemeriksaan tidak ditemukan tanda kekerasan. Kendati demikian kita tetap melakukan penyelidikan dengan meminta keterangan saksi," pungkas Gatot. 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini