Pelaku Ditangkap, Begini Kronologi Perampokan di Money Changer Manado

Subhan Sabu, Okezone · Sabtu 23 Oktober 2021 17:28 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 23 340 2490628 pelaku-ditangkap-begini-kronologi-perampokan-di-money-changer-manado-m9KROxZXEe.jpg Kapolresta Manado Kombes Pol Elvianus Laoli (Foto: Subhan Sabu)

MANADO - Pelaku perampokan di money changer atau tempat penukaran mata uang asing tepatnya di PT Manado Inter Money Changer yang terjadi pada Jumat 22 Oktober 2021 sekira pukul 9.15 WITA akhirnya berhasil ditangkap polisi di rumahnya di Bahu, Malalayang.

Penangkapan pelaku berinisial JGF alias Jimmy (60) itu setelah polisi memeriksa rekaman CCTV yang mengungkap identitas pelaku. Sedangkan korban atas nama Welly Tangos (71) selaku pemilik Money Changer.

Baca Juga:  Money Changer Dirampok Kawanan Garong, 1 Orang Terluka

Dalam keterangan pers di Polresta Manado, Kapolresta Manado Kombespol Elvianus Laoli menjelaskan bahwa awalnya pelaku masuk ke kantor PT Manado Inter Money Changer dengan berpura-pura untuk menukarkan uang.

"Sesampainya di dalam, tersangka mengeluarkan satu buah palu yang disimpan di dalam tasnya sambil mengatakan kepada korban bahwa tersangka memerlukan uang," kata Kapolresta Manado Kombespol Elvianus Laoli didampingi Kasatreskrim, Kompol Taufiq Arifin, Sabtu (23/10/2021).

Pada saat korban berdiri, tersangka menganggap bahwa korban akan melakukan perlawanan terhadap dirinya sehingga tersangka melakukan pemukulan menggunakan palu tersebut ke arah kepala korban hingga terjatuh.

"Korban pun berteriak, menyebabkan tersangka panik sehingga menendang ke arah wajah dan menginjak bagian dada korban," ujar Laoli

Baca Juga:  Diduga Dirampok, Bos Cokelat Hilang dan Mobilnya Ringsek Terparkir di Kebun Sawit

Korban tetap berteriak sehingga tersangka memukul kembali kearah kepala korban, namun tidak mengena karena kepala palu tersebut terlepas dari gagangnya dan posisi korban dalam keadaan menunduk.

Tersangka kemudian langsung membuka laci meja korban dan mengambil uang yang ada di laci selanjutnya memasukkan uang tersebut di dalam tas punggung warna abu abu.

"Korban tetap saja berteriak sehingga tersangka mengambil benda yang ada di atas meja dan melemparkannya ke arah tubuh korban sehingga korban terjatuh lagi ke lantai," tutur Laoli.

Adapun kerugian yang dialami korban sekitar Rp14.300.000. Tersangka sendiri yang merupakan seorang kontraktor itu mengaku nekat melakukan pencurian karena desakan ekonomi.

"Tersangka melakukan pencurian karena khilaf. Dia nekat melakukan pencurian di money changer dengan kekerasan karena terlilit utang. Tersangkamerupakan kontraktor yang memegang uang untuk pembayaran upah harian pekerja, namun sudah digunakan untuk judi online," tutur Laoli.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan yakni uang tunai Rp14.300.000, kaos berkerah warna hitam dengan tulisan "GUESS" di bagian depan, celana jeans merek Levi warna biru dongker, sepatu sebelah kanan merek Skechers sport warna hitam putih yang terdapat bercak darah, tas dukung warna abu-abu, satu buah mobil Nissan Juke warna merah beserta kunci, satu buaj palu dengan panjang gagang 26 cm terbuat dari kayu dan plastik serta kepala palu terbuat dari besi yang sebelahnya berbentuk kuku kambing sebagai alat pencabut paku memiliki motif warna hitam emas.

"Tersangka diancam dengan Pasal 365 Ayat (2) ke 4 KUHP sub Pasal 362 KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama 12 tahun," pungkas Laoli.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini