Dibegal Geng Motor, Pinggang Siswa SMP Dibacok

Azhari Sultan, Okezone · Minggu 24 Oktober 2021 19:31 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 24 340 2490966 dibegal-geng-motor-pinggang-siswa-smp-dibacok-5uOPsRguqZ.jpg Siswa korban begal saat dirawat di rumah sakit (foto: ist)

JAMBI - Seorang pelajar SMP di Kota Jambi, Nur Jayandri (15) menjadi korban keganasan begal dari kelompok yang diduga geng motor.

 

Betapa tidak, warga Talang Bakung, Kecamatan Pall Merah, Kota Jambi ini, pinggangnya ditebas gerombolan mereka dengan menggunakan sebilah. Akibatnya, korban harus dirawat di Rumah Sakit DKT, Kota Jambi di kawasan Pasar.

Baca juga:  Bacok Pemotor, 5 Anggota Geng Motor yang Masih Pelajar Ditangkap

Dalam aksinya, gerombolan pelaku mengancam korban sampai menguras barang berharga milik korban.

Bakri, ayah korban saat dihubungi mengatakan, kalau kejadian anaknya dibegal oleh kelompok geng motor pada Jumat malam lalu di kawasan Pall Merah, Kota Jambi.

Selain menganiaya korban, katanya, pelaku juga mengambil uang milik anaknya. "Jadi saat anak saya sudah dibegal langsung lari minta tolong ke warga," tuturnya.

Baca juga: Serang Warga, Aksi Brutal Geng Motor Bersenjata Terekam CCTV

Mendengar ada orang minta tolong, warga yang di dalam rumah berhamburan keluar menuju sumber suara.

Melihat, kedatangan warga yang keluar rumah, para geng motor kabur ngegas kendaraannya. "Uang anak saya diambil sebesar Rp60 ribu," kata Bakri.

Menanggapi kejadian itu, Kapolresta Jambi Eko Wahyudi mengakui adanya peristiwa tersebut.

"Ya benar ada, sekelompok geng motor melakukan pembacokan kepada seorang anak laki-laki bernama Nur Jayandri hingga mengalami luka serius dibagian pinggang," ujarnya, Minggu (24/10/2021).

Dari keterangan korban, sambungnya, saat itu korban sedang membeli nasi uduk ke jalan raya. Namun, ketika pulang mendadak korban didatangi oleh geng motor menggunakan senjata tajam berupa parang.

"Jadi korban dibacok oleh pelaku setelah beli nasi uduk pesanan bapaknya di rumah," tukas Eko. Diakuinya, saat ini pihaknya sedang berusaha memburu para pelaku.

Atas kejadian tersebut, pelaku dibawa ke RS DKT untuk mendapat perawatan intensif di Rumah Sakit DKT.

Terpisah, dokter spesialis bedah di RS DKT, Deden ketika dihubungi mengatakan, korban mengalami luka bacokan senjata tajam berupa parang di pinggangnya.

Dia menambahkan, luka korban panjangnya 20 cm dengan kedalaman mencapai 6 cm.

"Akibat kena parang pelaku, korban sampai dioperasi karena luka parah. Meski demikian tidak ada kena organ tubuh yang vital," imbuh Deden.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini