Puluhan Rumah di Ogan Ilir Rusak Diterjang Angin Puting Beliung

Antara, · Minggu 24 Oktober 2021 17:31 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 24 610 2490968 puluhan-rumah-di-ogan-ilir-rusak-diterjang-angin-puting-beliung-I4TW5WACUG.jpg Illustrasi (foto: dok Okezone)

OGAN - Puluhan rumah warga di lima desa di Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan mengalami rusak parah dan sebagian rata dengan tanah diterjang angin puting beliung yang terjadi, Sabtu (23/10/2021).

Personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Sosial Ogan Ilir melakukan pendataan jumlah warga yang terdampak bencana tersebut untuk dilakukan tindakan mitigasi.

"Kondisi paling parah terjadi di Desa Sungai Lebung, dimana terdapat 16 rumah rata dengan tanah dan empat rusak berat," ujar Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Sumatera Selatan, Ansori di Palembang, Minggu (24/10/2021).

Baca juga:  Sekolah dan Rumah di Riau Rusak Diterjang Puting Beliung, TNI Bantu Perbaiki

Di Desa Sungai Lebung Ulu sebanyak tiga rumah rata dengan tanah, Desa Sungai Ondok satu rumah rata dengan tanah, Desa Harimau Tandang empat rumah rusak berat, dan di Desa Maju Jaya dua rumah rusak berat.

Sebagian besar rumah yang hancur tersebut merupakan rumah panggung yang berdiri di kawasan tanah rawa di Kecamatan Pemulutan Selatan, sehingga proses mitigasi membutuhkan waktu cukup lama, sejak kejadian pada Sabtu (23/10) petang hingga saat ini.

Baca juga:  1.969 Bencana Terjadi Sepanjang Januari-September 2021, Korban Meninggal 519 Orang

Pihaknya sudah menyiapkan bantuan berupa logistik untuk para korban dan berharap tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

 

Berdasarkan hasil analisa yang dilakukan bersama Klimatologi dan Geofisika sejak beberapa bulan terakhir ini menemukan bahwa potensi kebencanaan di Kabupaten Ogan Ilir sangat besar, khususnya bencana angin puting beliung.

"Untuk mengeleminasi dampak bencana tersebut masyarakat harus meningkatkan kewaspadaan," tuturnya.

Bencana diperkirakan terjadi pada Oktober 2021 sampai triwulan pertama tahun 2022. Untuk itu diharapkan pemerintah daerah setempat aktif dalam mengingatkan masyarakat di daerahnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini