Kecanduan Pornografi, Dua Bocah 11 Tahun Rajam Anak Tetangga karena Tolak Tiru Adegan Seks

Rahman Asmardika, Okezone · Rabu 27 Oktober 2021 18:58 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 27 18 2492769 kecanduan-pornografi-dua-bocah-11-tahun-rajam-anak-tetangga-karena-tolak-tiru-adegan-seks-cdoQJgWKUb.jpg Foto: Reuters.

NEW DELHI - Dua anak laki-laki berusia 11 tahun yang 'kecanduan pornografi' telah ditangkap setelah diduga merajam seorang gadis berusia enam tahun dengan batu sampai mati, demikian dilaporkan.

Dua bocah itu ditahan bersama seorang anak laki-laki lain berusia delapan tahun, yang diduga ikut melakukan tindakan mengerikan itu setelah gadis kecil tersebut “menolak meniru aksi seksual yang mereka lihat di film porno”.

BACA JUGA: Bunuh Istri dengan Ular Kobra, Pria di India Divonis Dua Hukuman Seumur Hidup

Menurut The Hindu, gadis itu ditemukan tidak sadarkan diri di dalam toilet pabrik pemecah batu di depan rumahnya di Karibor, India pada Senin (26/10/2021) lalu. Dia dibawa ke rumah sakit, tetapi sayangnya dinyatakan meninggal pada saat kedatangan.

Korban diyakini sebagai tetangga dari ketiga terdakwa dan dilaporkan telah menjadi sasaran tindakan “intim” dari ketiga bocah itu di masa lalu.

Polisi sekarang percaya dia adalah korban dari "kejahatan mengerikan", menuduh bahwa kematiannya disebabkan oleh trauma di kepalanya setelah perselisihan yang bersifat seksual.

BACA JUGA: Viral Pesawat Air India Tersangkut di Bawah Jembatan, Kok Bisa?

"Dua dari anak laki-laki mencoba meniru tindakan pornografi yang mereka tonton di ponsel mereka dan mencoba menganiaya gadis tetangga mereka," kata seorang inspektur polisi kepada The Times of India.

“Ketika dia melawan dan mengancam akan memberi tahu orang tuanya, mereka memukul kepalanya dengan batu dan membawanya ke toilet.”

Sementara itu, anak ketiga kemudian "berjaga di luar toilet," sementara dugaan serangan berlanjut di dalam, tambah mereka.

Polisi juga mengonfirmasi bahwa ayah dari salah satu dari tiga tersangka juga ditangkap setelah dia dituduh berusaha menutupi tindakan anaknya dan menyembunyikan bukti.

"Anak laki-laki itu menggunakan smartphone ayahnya di mana kami menemukan materi pornografi di riwayat penelusuran," kata polisi.

“Dia menggunakan telepon untuk kelas online-nya tetapi kecanduan menonton film porno dan akan menunjukkan konten berperingkat X kepada dua lainnya.”

Polisi telah mengonfirmasi bahwa anak laki-laki sekarang telah dikirim ke pusat penahanan remaja setempat untuk melanjutkan rehabilitasi.

Sementara itu, orang tua yang ditangkap diperkirakan akan dikembalikan ke tahanan pengadilan saat pihak berwenang melanjutkan penyelidikan mereka.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini