Viral Mobil Pelat Merah Halangi Ambulans

Saeful Efendi, iNews · Minggu 31 Oktober 2021 12:06 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 31 512 2494449 viral-mobil-pelat-merah-halangi-ambulans-RebG31t8CO.jpg Mobil dinas halangi ambulans di Klaten. (Instagram)

KLATEN - Viral video mobil pelat merah menghadang ambulans yang tengah membawa pasien. Video berdurasi 15 detik itu terjadi di depan DPRD Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

Dalam video tersebut, tampak ambulans yang dikemudikan Rudi Kristiyadi membawa korban kecelakaan ke rumahnya Desa Kraguman, Kecamatan Jogonalan, Klaten.

Ambulans tersebut yang telah menyalakan sirine mengambil alih jalur lawan arah karena jalan yang ramai atau padat merayap.

Namun, sesampainya di lokasi di Jalan Pemuda Klaten, tepatnya depan Gedung DPRD, mobil pelat merah bernomor polisi AD 9502 OL tidak mau menepi sehingga keduanya nyaris berhadapan.

Pengemudi mobil pelat merah baru menepi dan meninggalkan lokasi setelah sopir ambulans keluar mobil dan hendak menanyakan kepada pengemudi mobil pelat merah tersebut.

Video itu viral setelah diunggah akun Instagram @andreli48. Video itu pun mendapat berbagai tanggapan beragam dari netizen.

Kepala Dinas Kesehatan Pemkab Klaten Dokter Cahyono Widodo membenarkan mobil dinas nopol AD 9502 OL milik dinasnya, yang melaju dari arah Yogyakarta dan tidak bermaksud menghalangi ambulans karena kita juga tahu aturan.

Baca Juga : Deretan Peristiwa Pengemudi Arogan Halangi Ambulans, Nomor 3 Bikin Heboh

Dokter Cahyono mengungkapkan, sebenarnya mobil dinas yang melaju dari arah lampu merah RS Soeradji sudah menyalakan lampu sein ke kiri setelah melihat ada ambulans yang menyalakan sirenen.

Namun, karena jalur kiri ada mobil sehingga menunggu jalur kiri longgar. Saat Mobil ambulans sudah di depannya, mobil dinas sehingga tidak bisa bergerak menunggu mobil di belakang mundur. Setelah mobil di belakang mobil dinas mundur sopir mobil dinas bisa mengambil jalur kiri.

“Betul itu mobil dari Dinas. Namun, kita tidak ada maksud menghalangi karena kita juga tahu aturan,” ujarnya.

KasatLantas Polres Klaten, AKP Abi Praya Guntur Sulastiasto mengatakan akan menyelidi kejadian tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini