Bunuh Ibunya, Bule Cantik Asal Amerika Dicekal Seumur Hidup Masuk Indonesia

Mohamad Chusna, Sindonews · Rabu 03 November 2021 02:31 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 02 244 2495772 bunuh-ibunya-bule-cantik-asal-amerika-dicekal-seumur-hidup-masuk-indonesia-INAjBNIzOn.jpg Haether Mack (Foto: M Chusna)

DENPASAR - Heather Mack (25), warga negara Amerika yang merupakan mantan narapidana kasus pembunuhan ibu kandungnya telah dideportasi dari Bali, Selasa (2/11/2021). Ia kini dicekal seumur hidup untuk masuk Indonesia.

"Langsung kita cekal. Kita ajukan seumur hidup bila perlu," kata Kepala Kantor Hukum dan HAM Bali Jamaruli Manihuruk.

Baca Juga:  Tindakan Danu Kuras Bak Mandi Bercampur Darah Pembunuhan Subang Gegabah!

Menurutnya, usulan pencekalan seumur hidup untuk Heather telah diajukan kepada Dirjen Imigrasi. Pertimbangannya, tindak pidana yang dilakukan Heather masuk dalam kategori kejahatan serius.

Jamaruli tidak menginginkan jika perempuan asal Chicago kembali datang ke Indonesia akan menimbulkan masalah lagi. "Hal-hal seperti ini harus dihindari," tandasnya.

Namun demikan, keputusan sepenuhnya ada di Dirjen Imigrasi. "Tergantung Jakarta nanti disetujui atau tidak," imbuh Jamaruli.

Baca Juga:  Pembunuh Ibu Kandung di Cengkareng Mengaku Sering Mendapat Bisikan Gaib

Heather dideportasi dari Bandara Ngurah Rai menggunakan pesawat Garuda GA0417 menuju Jakarta pukul 18.40 Wita. Ia diusir dari Indonesia bersama Stella, putrinya 6 tahun.

Dari Bandara Soekarno-Hatta, Heather dan anaknya selanjutnya akan diterbangkan dengan maskapai Delta Airline DL7932 ke Chicago. Heather bebas dari Lapas Kerobokan, Jumat 29 Oktober 2021. Dia telah menjalani hukuman selama 10 tahun dipotong remisi 2 tahun 10 bulan.

Heather mendekam di penjara karena bersalah membantu pembunuhan ibu kandungnya, Sheila von Wiese-Mack, 12 Agustus 2014 silam.

Pembunuhan dilakukan kekasinya, Tommy Schaefer. Mereka bertiga saat itu sedang berlibur di Bali. Peristiwa itu terjadi di kamar nomor 317 Hotel St Regis, Nusa Dua.

Kasus ini dilatarbelakangi kekecewaan terhadap korban yang tidak menyetujui hubungan asmara antara keduanya. Heather yang kala itu masih baru berusia 18 tahun dan sedang hamil.

Sadisnya, mayat Sheila dimasukkan ke dalam koper berukuran besar dan dimasukkan ke dalam bagasi taksi yang sudah dipesan sebelumnya. Takut ketahuan kedua pelaku melarikan diri melalui pintu belakang hotel ke arah pantai. Sopir dan petugas hotel yang mendapati koper itu berlumuran darah membawanya ke kantor polisi.

Akibat pembunuhan itu Schaefer dijatuhi hukuman 18 tahun penjara. Heather divonis hukuman 10 tahun karena membantu merencanakan pembunuhan ibunya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini