Perahu Tenggelam di Bengawan Solo, Ini Identitas Korban Selamat dan Hilang

Avirista Midaada, Okezone · Rabu 03 November 2021 16:20 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 03 519 2496165 perahu-tenggelam-di-bengawan-solo-ini-identitas-korban-selamat-dan-hilang-zJeUIViW7a.jpg Tim SAR saat mencari korban hilang perahu tenggelam di Bengawan Solo (foto: ist)

BOJONEGORO - Puluhan orang menjadi korban perahu tenggelam di Sungai Bengawan Solo Bojonegoro. Belasan orang telah berhasil diselamatkan oleh tim penyelamat dan warga setempat.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro, Ardhian Orianto menyatakan, pihaknya telah mengerahkan tiga perahu karet dengan 16 orang.

"Tim kita sudah turun ada 16 orang dengan tiga perahu karet. Menelusuri sungai dengan radius satu sampai kilometer dari lokasi kejadian," ucap Ardhian, saat dikonfirmasi MNC Portal, pada Rabu siang (3/11/2021).

 Baca juga: Tenggelam di Sungai Bengawan Solo, Perahu Penyeberangan Bojonegoro-Tuban Angkut 25 Orang

Sementara itu Ketua Elang Bengawan Rescue Lugito mengungkapkan, hingga Rabu sore sebanyak 12 orang telah berhasil diselamatkan tim gabungan. "Korban yang ditemukan selamat 12 orang," jawab Lugito melalui pesan singkatnya.

Adapun identitas korban yakni Mardiani dan Hafid sepasang suami-istri asal Semambung, Kecamatan Kanor, Mujianto (30) warga Wonokerto RT 2 RW 5 Kecamatan Sale, Rembang seorang pekerja proyek jembatan, Budi (24) warga Desa Ngadirejo RT 3 RW 1 Rengel.

Baca juga: Perahu Tenggelam di Sungai Bengawan Solo, 5 Penumpang Hilang

Selanjutnya, Arif Dwi Setiawan (39) warga Desa Rengel RT 5 RW 6 Kecamatan Rengel, dan Matsarmuji (56) warga Desa Rengel RT 2 RW 4 Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban.

 Kemudian Adit, warga Desa Maibit, Rengel, Tasmiatun (33) warga Desa Maibit RT 2 RW 3 Kecamatan Rengel, Aat dan Noviandik, warga Sidorejo, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban. Selanjutnya ada Abdul Hadi (9) warga Desa Maibit RT 2 RW 3 Kecamatan Rengel, Nofi Andi Susanto (29) warga Jalan Majapahit Tuban Nomor 32 Sidorejo, Kecamatan Kota Tuban.

Adapun korban yang belum ditemukan yang identitasnya sudah diketahui, adalah pengemudi perahu bernama Kasian, kemudian Erma Azila, serta Dian, ketiganya warga Desa Semambung, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro.

Berikutnya korban yang belum ditemukan adalah Koro, warga asal Rembang, yang merupakan pekerja proyek jembatan, serta Sutri dan Basori, warga Desa Maibit, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban. Sisanya ada lima korban lain yang diduga turut menjadi korban, tetapi identitasnya belum diketahui karena tidak adanya data penumpang perahu nahas yang pasti.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini