Gegara CCTV, Juragan Emas Dibantai Pakai Barbel hingga Tewas

Agung Bakti Sarasa, Koran SI · Rabu 03 November 2021 13:58 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 03 525 2496064 gegara-cctv-juragan-emas-dibantai-pakai-barbel-hingga-tewas-a82cpBQK9M.jfif Illustrasi (foto: dok Okezone)

BANDUNG - T (60), pemilik Toko Mas Gaya Baru di Jalan Kosambi, Kota Bandung ditemukan tewas dengan luka di kepala akibat hantaman benda tumpul.

Tepat 44 hari sejak pertama kali korban ditemukan Senin (20/9/2021) lalu, polisi pun akhirnya menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan sadis itu di dua tempat, yakni tempat kejadian perkara (TKP) yang tak lain Toko Emas Gaya Baru dan Mapolsek Sumur Bandung, Rabu (3/11/2021).

Baca juga:  Deretan Kasus Murid Bunuh Guru, Nomor 2 Paling Sadis

Dalam rekontruksi, dua pelaku yang telah diamankan polisi terlihat memeragakan aksi brutalnya menghabisi korban dengan potongan papan kayu dan barbel, tepat pada bagian kepala korban. Barang bukti papan kayu dan barbel juga dihadirkan polisi dalam reka adegan tersebut.

Korban sendiri sempat berusaha melawan, namun korban tak berdaya menghadapi pelaku yang jumlahnya seluruhnya tiga orang hingga akhirnya tewas di tempat dengan luka parah di kepala.

Baca juga:  Tindakan Danu Kuras Bak Mandi Bercampur Darah Pembunuhan Subang Gegabah!

Kapolsek Sumur Bandung, Kompol Deny Rahmanto mengakui bahwa seluruh reka adegan yang diperagakan pelaku sesuai dengan hasil pemeriksaan polisi sebelumnya. Pihaknya pun belum mendapatkan fakta lain terkait peristiwa tersebut selain fakta berdasarkan keterangan para pelaku.

"Jadi, reka adegan ini kita sesuaikan dengan keterangan para pelaku. Untuk sementara (fakta lain) belum ada," ungkap Deny di sela rekontruksi di Toko Emas Gaya Baru.

Diketahui, berdasarkan hasil pemeriksaan polisi, peristiwa pembunuhan itu bermula ketika korban meminta para pelaku untuk memasang 9 unit kamera pengawas atau CCTV di dalam toko emas tersebut. Namun, pelaku hanya memasang 3 unit.

Korban yang kecewa protes hingga menyulut emosi para pelaku. Apalagi, saat pelaku memasang CCTV, korban terus mengomel hingga para pelaku naik pitam dan gelap mata.

Situasi toko yang sepi membuat para pelaku memutuskan untuk melakukan aksi kejahatan tersebut. Tidak hanya menghabisi korbannya, para pelaku juga merampok sejumlah perhiasan, termasuk tas yang dijual korban di tokonya.

"Dalam rekontruksi ini, sebanyak 47 adegan diperagakan pelaku. 32 adegan di TKP (Toko Emas Gaya Baru) dan 15 adegan di Mapolsek Sumur Bandung karena pertimbangan reka adegan tidak dapat dilakukan di TKP," jelas Deny.

Deny menambahkan, setelah mengamankan S dan A sebagai pelaku pembunuhan, pihaknya kini masih fokus memburu satu orang pelaku lainnya yang buron.

"Kita terus melakukan penyidikan keberadaan (pelaku), mudah-mudahan hisa terungkap semua," katanya.

Rekontruksi yang dikawal ketat polisi itu mendapatkan perhatian besar masyarakat sekitar yang penasaran aksi brutal pelaku, termasuk wajak pelaku. Namun, masyarakat tak bisa bebas melihat karena rekontruksi dilakukan di dalam toko emas yang tertutup rolling door.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini