Jalur Bandung-Cianjur Longsor Akibat Hujan Deras

Agung Bakti Sarasa, Koran SI · Rabu 03 November 2021 16:34 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 03 525 2496177 jalur-bandung-cianjur-longsor-akibat-hujan-deras-ymwpiys8yv.jpg Longsor di jalur Bandung-Cianjur (foto: ist)

BANDUNG - Jalur Kabupaten Bandung-Cianjur terputus total akibat longsor menyusul hujan deras yang terjadi, Selasa (2/11/2021) kemarin.

Akses jalan satu-satunya bagi warga perkebunan di Desa Sugihmukti, Kecamatan Pasirjambu, Kabupaten Bandung itu kini tak bisa dilintasi mengingat hampir sebagian besar badan jalan tergerus longsor.

"Peristiwa bencana alam tersebut berdampak terhadap 7.500 kepala keluarga (kk) warga perkebunan yang tinggal di Desa Sugihmukti itu," ungkap General Manager PT Geo Dipa Unit Patuha, Ilen Kardani, Rabu (3/11/2021).

Baca juga:  BNPB Siapkan 6 Strategi Mitigasi Hadapi Potensi Bencana Hidrometeorologi Akibat La Nina

Ilen melanjutkan, Desa Sugihmukti sendiri merupakan desa yang berlokasi di sekitar wilayah operasional perusahaannya, termasuk wilayah sekitar proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Patuha Unit 2 yang tengah dibangun.

Sebagai wujud kepedulian Geo Dipa, kata Ilen, pihaknya akan melakukan penanganan sekaligus perbaikan jalan yang longsor tersebut.

Baca juga:  Pergeseran Tanah di Bogor, 3 Orang Termasuk Bayi Terluka

"Penanganan jalan longsor tersebut merupakan bagian dari kepedulian Geo Dipa guna memenuhi kebutuhan dasar masyarakat sekitar wilayah operasional Perusahaan," katanya.

Melalui kepedulian tersebut, pihaknya pun berkomitmen untuk maju bersama dengan masyarakat, khususnya dari sisi ekonomi.

"Oleh karena itu kami berusaha memenuhi kebutuhan dari hal yang mendasar, yaitu jalan akses untuk kegiatan perekonomian masyarakat," kata Ilen.

Lebih lanjut Ilen mengatakan, perbaikan jalan longsor itu pun merupakan program berkelanjutan dari program serupa pada tahun sebelumnya.

Sejak tahun 2014, Geo Dipa telah melakukan perbaikan jalan sepanjang 10 km di tahun 2015, pembetonan jalan sepanjang 3 km di Desa Alamendah dan Desa Sugihmukti pada 2016, 2017, dan 2018 serta perbaikan Tembok Penahan Tanah pada tahun 2020 dan 2021.

Selain itu, pihaknya juga melakukan perawatan median jalan dan drainase secara rutin melalui program padat karya untuk memberikan lapangan pekerjaan kepada masyarakat sekitar secara bergilir.

"Setelah perbaikan jalan longsor ini selesai, akan dilakukan penyerahan hasilnya kepada Pemerintah Kabupaten Bandung melalui Dinas PUPR. Selain itu, Geo Dipa bersama Perhutani dan Polsek Pasirjambu akan melakukan kegiatan penanaman pohon di lokasi longsor, agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini