Longsor dan Banjir Landa Sukabumi, 70 Rumah Terdampak

Dharmawan Hadi, iNews · Kamis 04 November 2021 21:17 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 04 525 2496890 longsor-dan-banjir-landa-sukabumi-70-rumah-terdampak-NkLkGXruQh.jpg Banjir di Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (4/11/2021). (Foto : iNews/Dharmawan Hadi)

SUKABUMI - Longsor dan banjir akibat dari curah hujan yang tinggi terjadi di sejumlah wilayah Kota Sukabumi, Jawa Barat, pada Kamis (4/11/2021). Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi mencatat ada 17 titik bencana yang terjadi sejak siang tadi hingga malam ini.

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kota Sukabumi, Imran Wardhani menjelaskan, bencana akibat hujan deras dengan intensitas tinggi yang terjadi sejak pukul 14.00 WIB hingga sore hari. "Jadi, karena hujannya cukup lebat, tidak tertampung oleh saluran air, juga karena ada penyumbatan di beberapa saluran," ujarnya.

Imran menyebut, kejadian bencana didominasi oleh banjir yang terjadi di 10 titik dengan total 70 rumah terdampak. Namun, yang terparah ada di wilayah Jalan Baros, Gang Amris, RT 02/01 Kelurahan Jayaraksa, Kecamatan Baros, Kota Sukabumi dengan jumlah warga terdampak sebanyak 40 kepala keluarga.

"Ketinggian air rata-rata 20 sampai 50 centimeter. Begitu juga di Nanggeleng ada 6 rumah terdampak," tuturnya.

Baca Juga : Banjir Bandang Terjang Kota Batu dan Malang, 15 Orang Hanyut

Selain banjir, kejadian longsor terjadi di lima kelurahan. Namun yang terparah di lokasi sekitaran Sungai Cijambe, Kampung Bobojong, Jalan Cemerlang, Kelurahan Sukakarya, Kecamatan Warudoyong.

"Terjadi juga bencana rumah dan atap ambruk di beberapa lokasi dan ada juga aduan kendaraan roda empat masuk parit," ujar Imran Wardhani kepada wartawan.

Tidak ada korban jiwa dengan adanya beberapa kejadian bencana tersebut. "Alhamdulillah tidak ada yang luka dan warga yang terdampak juga tidak ada yang mengungsi," katanya.

Sementara itu BPBD Kota Sukabumi dalam melakukan penanggulangan bencana ini, menerjunkan 50 personel dibantu oleh Tagana, dan sejumlah kelompok relawan kebencanaan dan kemanusiaan lainnya. "Insya Allah untuk tim cukup, karena kita dibantu oleh relawan dan tim lainnya," ujarnya.

BPBD Kota Sukabumi pun mengimbau seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan karena fenomena La Nina ini akan terus berlangsung sampai akhir tahun.

"Jangan lupa membersihkan saluran-saluran air dan juga apabila terjadi hujan lebat lebih dari 1 jam, itu harus waspada mengecek kondisi lingkungan sekitar," tuturnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini