Terpikat Rayuan Seorang Pemuda di Medsos, Mojang Belia Kehilangan Keperawanan

Inin Nastain, Koran SI · Jum'at 05 November 2021 13:19 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 05 525 2497193 terpikat-rayuan-seorang-pemuda-di-medsos-mojang-belia-kehilangan-keperawanan-hOhX3ourgc.jpg Tersangka pelecehan seksual nomor 33 (foto: MNC Portal/Inin)

MAJALENGKA - Seorang gadis asal Majalengka, Jawa Barat terjerat rayuan seorang pemuda 28 tahun yang mengajaknya bersetubuh. Kejadian naas itu dialami mojang siswa SMP pada Mei 2020 lalu.

Berawal dari perkenalan di media sosial dengan pemilik akun yang diketahui berinisial D, sang mojang masuk jerat rayuan hingga membuatnya hilang keperawanan.

“Dari perkenalan di facebook, akhirnya ketemuan, jalan bareng sampai akhirnya melakukan persetubuhan,” kata Kapolres Majalengka AKBP Edwin Affandi didampingi Kasat Reskrim AKP Febry H Samosir saat ekspos kasus di Mapolres, Jumat (5/11/2021).

Baca juga:  Ngaku Diciumi Paksa Dekan Saat Diskusi Skripsi, Mahasiswi Lapor Polisi

Persetubuhan pertama dilakukan pada September 2021 lalu. Setelah itu, perbuatan layaknya suai istri itu kembali dilakukan oleh keduanya sampai tiga kali. Persetubuhan tersebut dilakukan dengan di bawah ancaman dari pelaku.

“Dilakukan ke dua, dan ketiga di bawah ancaman akan melaporkan kepada pihak keluarga korban,” jelas dia.

Baca juga:  Heboh Mahasiswi Unri Mengaku Dicium Dekan saat Bimbingan Skripsi, Begini Ceritanya

Beruntung, aksi D itu akhirnya terhenti setelah orang tua korban mengetahui ancaman pelaku. Mereka mengetahui anaknya di bawah ancaman dari chat yang dilakukan korban dengan pelaku. Berbekal bukti chat itu, keluarga korban akhirnya melaporkan kepada petugas kepolisian.

“Tersangka ditangkap pada hari Selasa tanggal 05 Oktober 2021 sekira jam 22.00 WIB di rumahnya, Kelurahan Cicurug, Kecamatan Sindangkasih, Kabupaten Majalengka,” jelas dia.

Pelaku dijerat dengan Pasal 81 dan atau 82 UU RI No. 17 tahun 2016 tentang perubahan atas UU RI No.23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan hukuman maksimal 15 tahun penjara dan denda paling banyak Rp5 miliar.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini