2 Tersangka Kasus Kematian Mahasiswa UNS saat Diklatsar Menwa Ditangkap

Taufik Budi, Okezone · Sabtu 06 November 2021 10:29 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 06 512 2497587 2-tersangka-kasus-kematian-mahasiswa-uns-saat-diklatsar-menwa-ditangkap-QXFSe1Iidu.jpg Polisi tangkap 2 tersangka kasus kematian mahasiswa UNS (Foto : MPI/Taufik Budi)

SEMARANG – Polisi menetapkan dua tersangka kasus meninggalnya mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS), Gilang Endi Saputra (21), saat mengikuti Diklatsar Menwa. Keduanya dijemput paksa polisi untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Kedua tersangka tersebut berinisial NFM (22) dan FPJ (22) yang bertindak sebagai panitia Diklatsar Menwa. Mereka diduga melakukan tindak kekerasan yang berujung meninggalnya korban Gilang Endi Saputra.

Petugas Polresta Surakarta menjemput paksa menjemput paksa kedua tersangka di wilayah Jebres, Surakarta, Jumat (5/11/2021) pukul 14.10 WIB. Penjemputan paksa kedua tersangka dikemukakan Kapolresta Surakarta, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak dalam ungkap kasus di Mapolresta Surakarta.

Kapolresta Surakarta menegaskan penangkapan kedua tersangka, dilakukan guna kepentingan pemeriksaan lebih lanjut. Dia juga didampingi Dirkrimum Polda Jateng Kombes Djuhandani Rahardjo Puro dan Kabidhumas Kombes Pol Iqbal Alqudusy.

"Apakah akan dilanjutkan dengan penahanan, menunggu perkembangan setelah kedua tersangka menjalani pemeriksaan dalam statusnya sebagai tersangka," ungkap dia.

Baca Juga : UNS Solo Gelar Deklarasi Anti Kekerasan Pasca-Berduka Kasus Gilang

Dipastikannya, penyebab kematian korban adalah akibat kekerasan berupa pemukulan dengan tangan kosong maupun menggunakan benda tumpul. Lokasi penganiayaan dilakukan dalam waktu dan tempat yang berbeda.

“Kedua tersangka yang merupakan panitia pelaksana Diklatsar Menwa, diduga telah melakukan pembinaan secara berlebihan,” imbuh dia.

Dirreskrimum Polda Jateng Kombes Pol Djuhandhani Rahardjo Puro menambahkan, penetapan kedua tersangka berdasarkan alat bukti yang cukup yakni keterangan saksi. Penetapan tersangka itu juga diperkuat dengan keterangan ahli.

NFM dan FPJ disangkakan melanggar Pasal 351 ayat (3) KUHP juncto Pasal 55 ayat (1) ke (1) KUHP atau Pasal 359 juncto Pasal 55 ayat (1) ke (1) KUHP. Adapun ancaman pidana yang dikenakan maksimal tujuh tahun penjara.

Sementara itu Rektor UNS, Prof Dr Jamal Wiwoho yang mengikuti jumpa pers itu menegaskan mendukung Polresta Surakarta dalam mengusut kasus ini. Dirinya lebih lanjut mengucapkan permintaan maaf pada keluarga korban atas meninggalnya Gilang.

Prof Jamal juga menyatakan UNS akan melakukan pendampingan hukum terhadap dua orang mahasiswanya yang ditetapkan sebagai tersangka. "Tim pendampingan hukum sudah dibentuk dengan tujuh anggota," jelas Prof Jamal.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini