1 Warga Hilang Ditemukan Meninggal, Pencarian Korban Banjir Bandang Kota Batu Dihentikan

Avirista Midaada, Okezone · Sabtu 06 November 2021 14:07 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 06 519 2497666 1-warga-hilang-ditemukan-meninggal-pencarian-korban-banjir-bandang-kota-batu-dihentikan-n0Ou9RjcRL.jpg Banjir bandang di Kota Batu (foto: istimewa)

KOTA BATU - Pencarian korban banjir bandang Kota Batu akhirnya dihentikan. Hal ini setelah korban hilang terakhir pasca perbaikan data ditemukan, Sabtu (6/11/2021).

Satu korban terakhir yang ditemukan adalah Tokib (58) warga RT06/RW04, Dusun Sambong, Desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, yang ditemukan tertimbun material lumpur di belakang rjmah korban meninggal dunia lainnya bernama Mahendra Fery di Dusun Gintung, Desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, pukul 10.12 WIB.

Baca juga:  Pemkot Batu Tetapkan Tanggap Darurat Bencana Banjir Bandang Selama Dua Minggu

Wakil Wali (Wawali) Kota Batu Punjul Santoso mengatakan, sebelumnya ada tiga korban yang sempat dilaporkan hilang. Setelah dilakukan penelusuran dan pengecekan ternyata, hanya satu korban yang dinyatakan hilang. Sebab korban meninggal yang telah ditemukan sebelumnya, ternyata memiliki kesamaan nama dengan yang masuk pada data korban hilang, pada Jumat kemarin.

"Untuk korban hilang satu orang atas nama Tokip dan kini dalam pencarian. Hasil penelusuran Tim BPBD Kota Batu, ternyata korban atas nama Fery dan Arif adalah orang yang sama dengan Korban meninggal yang sudah ditemukan atas nama Adi Wibowo," ucap Punjul Santoso, saat ditemui awak media, Sabtu (6/11/2021).

Baca juga:  Mensos Risma Tinjau Banjir Bandang di Kota Batu, Serahkan Bantuan ke Korban

Menurut Punjul, dengan ditemukannya jasad Tokip total ada tujuh warga korban meninggal dunia akibat banjir bandang di Kota Batu, telah ditemukan. Dimana korban terakhir disebut Punjul yang sempat dinyatakan hilang adalah Tokip.

"Informasi kami dapatkan dari tim di lapangan, korban hilang atas nama Tokip berhasil ditemukan, dalam kondisi meninggal dunia siang tadi," ujar dia.

 

Penemuan jasad Tokip, juga mengakhiri pencarian korban hilang akibat banjir bandang. Namun proses evakuasi material lumpur dan penanganan tanggap darurat bakal tetap dilaksanakan hingga dua pekan ke depan, sesuai surat keputusan.

"Dengan ditemukannya seluruh korban hilang, maka operasi pencarian dihentikan. Dan difokuskan melakukan penanganan pasca banjir berupa pembersihan material berupa lumpur yang masih ada di sekitar pemukiman," tandasnya.

Ketujuh korban meninggal dunia yakni Wiji, usia belum diketahui, warga RT06/RW04, Dusun Sambong, Desa Bulukerto, lokasi diketemukan di Kali Sambong, Sarip (60) warga RT06/RW04, warga Dusun Sambong Desa Bulukerto, usia sekitar 60 tahun, lokasi diketemukan di Dusun Beru.

Berikutnya, Adi Wibowo, warga Jalan Kartini, Kel Ngaglik lokasi hilang di Dusun Cangar, Desa Bulukerto ditemukan di Dam Durek, Wakri, Dusun Sabrang Bendo RT 51 RW 8 Desa Giripurno ditemukan di Desa Tawangargo, Mahendra Feri, Dukuh Sambong, Dusun Gintung ditemukan di Dusun Beru, bersama putrinya Alverta Shenazia Arvisa Vindra.

Serta korban terbaru yang ditemukan siang tadi adalah dan Tokip warga RT06/RW04, Dusun Sambong, Desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu.

Sementara untuk korban selamat tercatat sebanyak 6 orang, yakni Bayu Agung Setiawan warga Toyomerto Desa Pesanggrahan, Saiful warga Toyomerto, Desa Pesanggrahan, Fainis (31), warga Sumbersari, Desa Giripurno, kondisi selamat dan luka-luka.

Selanjutnya, Linda Ariesta (36) warga Dusun Kajar Kecamatan Bumiaji, Muhoratul Jannah (22) warga Jalan. Samadi Kota Batu, dan Arif (31) warga Jalan LA Sucipto 22/B Malang.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini