Pasca Batu Diterjang Banjir Bandang, Tempat Wisata Beroperasi Seperti Biasa

Avirista Midaada, Okezone · Sabtu 06 November 2021 14:48 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 06 519 2497683 pasca-batu-diterjang-banjir-bandang-tempat-wisata-beroperasi-seperti-biasa-P94LGbEc8g.jpg Banjir bandang Kota Batu (Foto: Okezone.com/Avirista)

KOTA BATU - Sektor wisata di Kota Batu dipastikan tidak terlalu berdampak akibat banjir bandang. Sebab Pemerintah Kota (Pemkot) Batu telah melakukan pengecekan di sejumlah objek wisata andalan yang kerap ramai dikunjungi wisatawan.

Wakil Wali Kota Batu, Punjul Santoso menyampaikan, sejumlah tempat wisata di Kota Batu masih tetap beroperasi sepeti biasa, dan tidak terkena dampak dari banjir bandang yang terjadi pada Kamis sore (4/11/2021) kemarin.

"Pariwisata di Kota Batu, hingga saat ini masih dibuka, mengingat daerah terdampak banjir bandang tidak ke jalan raya atau tempat wisata," kata Punjul saat dihubungi awak media, pada Sabtu (6/11/2021).

Politisi PDI Perjuangan ini menyatakan, agar warga tak khawatir berwisata ke Kota Batu. Sebab Pemkot Batu telah meninjau beberapa objek wisata untuk memeriksa keamanannya.

"Kami imbau masyarakat atau wisatawan tak khawatir jika akan berwisata ke Kota Batu.Barusan keliling melihat kondisi obyek wisata, semua aman dan masih buka hari ini," ucap dia.

Baca Juga : 1 Warga Hilang Ditemukan Meninggal, Pencarian Korban Banjir Bandang Kota Batu Dihentikan

Sebagai informasi hingga Jumat malam Pukul 15.00 WIB terdapat tujuh orang yang dipastikan meninggal dunia akibat banjir bandang yang menerjang Kota Batu, pada Kamis sore (4/11/2021). Keenam orang ini yakni Wiji, warga RT 6 RW 4, Dusun Sambong, Desa Bulukerto, lokasi ditemukan di Kali Sambong, Sarip warga RT 6 RW 4, warga Dusun Sambong Desa Bulukerto, usia sekitar 60 tahun, lokasi ditemukan di Dusun Beru, Adi Wibowo, warga Jalan Kartini, Kelurahan Ngaglik, lokasi hilang di Dusun Cangar, Desa Bulukerto ditemukan di Dam Durek.

Kemudian ada Wakri, warga dari Dusun Sabrang Bendo RT 51 RW 8 Desa Giripurno ditemukan di Desa Tawangargo, Selanjutnya Mahendra Feri, Dukuh Sambong, Dusun Gintung ditemukan di Dusun Beru, serta anknya lverta Shenazia Arvisa Vindra, Dukuh Sambong, Dusun Gintung, Desa Bulukerto, ditemukan di Dusun Beru.

Serta korban terakhir bernama Tokip (58) RT06/RW04, Dusun Sambong, Desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, yang ditemukan pada pagi tadi pukul 10.12 WIB.

Banjir bandang ini mengakibatkan kerusakan parah di enam titik terparah, yakni di Desa Bulukerto, Sumberbrantas, Tulungrejo, Sidomulyo, Desa Bumiaji, serta Desa Punten. Mayoritas berada di wilayah Kecamatan Bumiaji, yang berada di bantaran Kali Sambong, yang menjadi anak Sungai Brantas.

Pemkot Batu sudah menetapkan status tanggap darurat bencana sampai dua pekan kedepan. Tim penanganan dan pemulihan pasca banjir telah dibentuk.

Banjir bandang mengakibatkan tujuh orang meninggal dunia, puluhan rumah warga rusak. Sebanyak 142 jiwa harus mengungsi di rumah kerabat atau saudara.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini