Ibu Rumah Tangga Tewas Diracun Kakak Ipar di Klaten

Saeful Efendi, iNews · Minggu 07 November 2021 12:47 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 07 512 2497989 ibu-rumah-tangga-tewas-diracun-kakak-ipar-di-klaten-N12D73dsa4.jpg Ibu rumah tangga tewas diracun. (Saeful Efendi)

KLATEN - Seorang ibu rumah tangga di Klaten, Hani Dwi Susanti (30), warga Dukuh Panggang Welut, Desa Taji, Kecamatan Juwiring, ditemukan tewas lantaran meminum air yang telah dicampur dengan racun. Pelaku yang diduga mencampurkan minuman itu dengan racun tak lain kakak iparnya, SAR (50) yang kini sudah diamankan Polres Klaten.

Peristiwa itu terjadi pada Senin (1/11/2021). Korban saat itu berada di rumah bersama suaminya, Sigit Nugroho (39). Tiba-tiba ia mengeluh setelah meminum air dalam kulkas rumahnya.

Usai meminum air tersebut korban sempat mengatakan airnya pahit. Tak lama berselang, korban langsung muntah dan akhirnya meninggal dunia.

Menurut Sigit, korban belum sempat dibawa ke rumah sakit. Beberapa saat setelah minum air itu, korban ambruk dengan mulut mengeluarkan busa.

Baca Juga : Deretan Kasus Pembunuhan dengan Racun Paling Heboh, dari Kopi Sianida hingga Kasus Munir

“Saat itu saya langsung berteriak minta tolong warga tapi tak lama istrinya langsung kejang dan mengeluarkan busa,” ucapnya.

Suami korban tak menyangka jika yang meracun adalah keluarga sendiri. "Memang setahu saya, kakak dan istri saya akhir-akhir ini ada masalah ketidakcocokan," katanya.

 Sementara itu, usai menjalani autopsi, jenazah korban langsung dimakamkan di TPU desa setempat, Selasa (2/11/2021) pukul 03.00 WIB.

Kasat Reskrim Polres Klaten AKP Guruh Bagus Eddy melalui Kaur bin Ops Iptu Eko mengatakan saat ini barang bukti sudah dikirim sampel air ke labfor di Semarang untuk mengetahui hasil kandungan sisa air yang diduga mengandung racun.

"Pelaku SAR diamankan di daerah Gunung Kidul. Tersangka sendiri tinggal berdekatan dengan rumah korban dan hanya terpisah sebidang lahan," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini