Diguyur Hujan Lebat, 11 Bencana Banjir dan Longsor Terjadi di Sukabumi

Dharmawan Hadi, iNews · Senin 08 November 2021 01:44 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 08 525 2498183 diguyur-hujan-lebat-11-bencana-banjir-dan-longsor-terjadi-di-sukabumi-QX6NVYTaAU.jpg Banjir dan longsor terjadi di Sukabumi (Foto: istimewa)

SUKABUMI - Hujan deras yang mengguyur di kota dan Kabupaten Sukabumi mengakibatkan banjir dan longsor di beberapa titik lokasi yang tersebar di Sukabumi, Jawa Barat, Minggu 7 November 2021.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi, mencatat sebanyak 11 bencana banjir dan longsor yang terjadi sejak pukul 12.00 WIB.

"Kejadian bencana tersebut terjadi akibat hujan dengan intensitas tinggi yang melanda Kota," ujar Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kota Sukabumi, Imran Wardhani kepada wartawan.

Imran menyebutkan, kejadian bencana di dominasi oleh banjir yang terjadi di 6 titik lokasi. Lokasi paling parah terdampak banjir terjadi di Jalan Bhayangkara RT 5 RW 9, Kelurahan Selabatu, Kota Sukabumi.

"Pada lokasi tersebut sebanyak 7 rumah dikabarkan terendam banjir, yang diakibatkan oleh luapan air sungai, tepatnya di samping kantor PLN UP3," ujarnya.

Baca juga: Ketika Anak-Anak Asyik Berenang di Pinggir Jalan Tol Meruya Jakbar

Selain itu, banjir pun terjadi di beberapa ruas jalan di Kota Sukabumi, di antaranya Jalan Arif Rachman Hakim, Jalan Taman Bahagia, dan Jalan Nyomplong.

Baca juga: Kali Pesanggrahan Meluap, Lima RT di Kembangan Selatan Jakbar Terendam Banjir 1 Meter

"Ya, beberapa itu semua akibat luapan air sungai yang tidak bisa menampung debit air," ujar Imran.

Ia menambahkan bahwa bencana rumah dan atap ambruk juga terjadi di beberapa lokasi akibat guyuran hujan lebat di Sukabumi. "Salah satunya rumah roboh di Gang Titiran, dan Jembatan Roboh di RW 08 Taman Bahagia," pungkasnya.

Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, Sandra Fitria Zulkarnain melaporkan Kampung Cibatu, Desa Cibatu, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi mengalami kebanjiran.

"Hujan deras dan angin kencang yang mengguyur cukup lama menyebabkan air solokan Cikupa meluap. Jumlah rumah yang terendam, di RT10 sebanyak 12 rumah, RT 11 sebanyak 9 rumah dan RT 15 sebanyak 7 rumah," ujar Sandra dalam laporannya.

Sandra menambahkan bahwa akibat banjir tersebut sejumlah 33 Kepala Keluarga (KK) atau 99 jiwa terdampak adanya bencana ini, sedangkan area yang terdampak seluas 7 hektar.

Baca juga: Usai Diguyur Hujan, Pemukiman Warga di Pasir Putih Depok Terendam Banjir

"Banjir dengan ketinggian air 1 meter saat ini kebutuhan mendesak untuk warga berupa mesin alkon untuk menyedot air di pemukiman warga, lalu makanan, air minum dan air bersih, warga sudah melakukan pembersihan untuk akses saluran air dan bersihkan lumpur rumah yang terdampak," pungkas Sandra.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini