Diingatkan untuk Tak Berenang, Wisatawan Hilang di Pantai Karanghawu

Dharmawan Hadi, iNews · Selasa 09 November 2021 00:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 08 525 2498718 diingatkan-untuk-tak-berenang-wisatawan-hilang-di-pantai-karanghawu-TumlRNxTuz.jpg Petugas saat mencari korban tenggelam (foto: istimewa)

SUKABUMI - Seorang wisatawan hilang tenggelam terseret arus di wilayah perairan teluk Palabuhanratu tepatnya di Pantai Karanghawu, Desa Cisolok, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Senin (8/11/2021).

Andi Suherman (27) warga Kampung Sukasari RT 03/14, Desa Sindanglaya, Kabupaten Cianjur, petugas gabungan dari Balawista, Sarda Kabupaten Sukabumi, Basarnas dan unsur lainnya menyatakan hingga saat ini korban belum ditemukan.

Baca juga:  Lagi Berenang di Pantai Ciantir, Wisatawan Asal Bekasi Hilang Ditelan Ombak

Ketua Forum Koordinasi SAR Daerah Kabupaten Sukabumi, Okih Pazri Assidiq menuturkan bahwa korban sempat diperingatkan oleh warga pedagang warung di pantai, tidak hanya itu, mandor proyek penataan di lokasi kejadian juga sempat mengingatkan korban untuk tidak berenang.

"Namun yang bersangkutan tetap mandi beserta dua orang keluarga korban, namun tiba-tiba korban terseret arus ke tengah, meskipun sempet terdorong kembali ke pinggir karang dan sempat berpegangan, karena sudah lemah akhirnya korban kembali terseret ke tengah sekitar 100 meter dari bibir pantai dan hilang tenggelam," ujar Okih menjelaskan kepada wartawan.

Baca juga:  Main Petak Umpet saat Hujan, Bocah 9 Tahun Hanyut di Saluran Air

Ketua Balawista Palabuhanratu Yanyan Nuryanto mengatakan, peristiwa hilangnya korban terjadi sekira pukul 13.15 WIB.

"Korban yang sedang berenang dan mandi di laut bersama keluarganya, tiba-tiba datang gelombang yang cukup besar mengakibatkan korban terseret ke tengah laut dan korban hilang tenggelam," ujarnya.

Yanyan menambahkan, bahwa upaya penyelamatan telah dilakukan oleh tim Balawista dan pihak keluarga korban, akan tetapi korban tidak bisa diselamatkan.

Sementara itu, Kasat Polair Polres Sukabumi, AKP Tri Andri Affandi menyatakan bahwa setelah terjadi laka laut tersebut,tim SAR gabungan melakukan pencarian korban dengan menyusuri pantai di sekitar lokasi kejadian.

"Diduga korban tidak pandai berenang sehingga kaget dengan adanya gelombang laut dan menyebabkan korban terseret arus hingga hilang tenggelam," ujar Tri menerangkan kepada wartawan.

Lebih lanjut Tri menuturkan, bahwa korban mengenakan kaos oblong warna hitam dan Celana pendek warna hitam, di tangan sebelah kiri mengenakan jam tangan warna hitam, rambut pendek lurus, tinggi badan sekitar 160 centimeter.

"Sampai saat ini upaya pencarian masih berstatus nihil dan akan pencarian diberhentikan sementara untuk dilanjutkan besok pagi," pungkas Tri.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini