Temannya Diintimidasi, Puluhan Ojol Geruduk Polrestabes Bandung

Agung Bakti Sarasa, Koran SI · Selasa 09 November 2021 11:57 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 09 525 2498953 temannya-diintimidasi-puluhan-ojol-geruduk-polrestabes-bandung-oFry0DXnJG.jpg Ojol mendatangi Mapolrestabes Bandung (Foto: Agung Bakti Sarasa)

BANDUNG - Puluhan pengemudi (driver) ojek online (ojol) mengepung Markas Polrestabes (Mapolrestabes) Bandung di Jalan Jawa, Kota Bandung, Senin (8/11/2021) malam.

Kedatangan mereka bertujuan untuk mengantar temannya sesama driver ojol, Cahyana untuk melaporkan peristiwa intimidasi yang diduga dilakukan oleh seseorang yang mengaku sebagai Satgas Ojol Bandung Raya bernama Yudi Mempo.

Baca Juga:  Ketika Wartawan Tangkap Pelaku Begal Driver Ojol di Pademangan

Menurut Cahyana, dirinya menjadi korban intimidasi Yudi Mempo. Selain diancam menggunakan kata-kata kasar, Cahyana juga mengaku diancam menggunakan senjata api.

"Iya saya bersama dengan teman-teman ke Polrestabes Bandung untuk membuat laporan polisi karena kemarin saya mendapat pengancaman menggunakan senjata api," kata Cahyana kepada wartawan, Selasa (9/11/2021).

ojol datangi Polrestabes Bandung 

Menurut Cahyana, peristiwa intimidasi yang dialaminya, Kamis 7 November 2021 lalu itu bermula saat dia dan tiga orang rekannya sesama driver ojol bertemu dengan Yudi di sebuah kafe di Jalan Karang Sari, Sukajadi, Kota Bandung.

Dia dan rekan-rekannya menemui Yudi untuk mengklarifikasi penyesuaian tarif ojol di Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat. Namun, setibanya di lokasi, Yudi meminta berbicara empat mata dengan Cahyana, sementara tiga rekannya diminta keluar ruangan.

Baca Juga:  Berseragam Ojol, Jambret Rampas Dompet Lansia di Gambir

Setelah tiga orang rekannya keluar kafe, menurut pengakuan Cahyana, belum sempat mengobrol atau mengklarifikasi masalah, tiba-tiba Yudi mulai mengintimidasi.

"Dia mengeluarkan HP dan menanyakan ke saya 'ieu maksud na naon (ini maksudnya apa)'," ungkap Cahyana menirukan perkataan Yudi.

Sesat kemudian, lanjut Cahyana, Yudi mengeluarkan benda mirip senjata api dan langsung diletuskan di balik badan Cahyana dan kembali mengancam Cahyana dengan perkataan kasar.

"Dia bilang, 'Sia tong macem-macem ka aing'," ucapnya.

Menurut Cahyana, jenis senjata api yang digunakan oleh Yudi seperti FN. Bahkan, setelah meletuskan senjata api tersebut, Yudi kembali menodongkan senjata api tersebut ke bagian kaki Cahyana sambil meminta Cahyana dan rekan-rekannya untuk pergi.

Peristiwa intimidasi itu pun dilaporkan Cahyana yang diantar puluhan rekannya sesama ojol ke Polrestabes Bandung dengan nomor laporan LP/B/645/XI/2021/SPKT/Polrestabes Bandung/Polda Jabar.

Cahyana mengungkapkan, permasalahan dirinya dengan Yudi berawal saat Cahyana dituduh mengajak rekan-rekannya sesama driver ojol untuk tidak beroperasi menarik penumpang akibat adanya penyesuaian tarif baru.

Sebelum diintimidasi, Cahyana mengaku sempat ingin datang ke kantor ojol untuk memberikan klarifikasi. Namun, dia malah diminta Yudi untuk bertemu di kafe hingga terjadi peristiwa itu.

Setelah membuat laporan, Cahyana langsung diperiksa untuk pendalaman lebih lanjut. Saat ini, kasus intimidasi terhadap Cahyana tengah dalam penyelidikan Satreskrim Polrestabes Bandung.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini