Gempa M6,1 di Kaimana Papua Barat, Ini Analisis BMKG

Binti Mufarida, Sindonews · Kamis 11 November 2021 07:19 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 11 340 2499973 gempa-m6-1-di-kaimana-papua-barat-ini-analisis-bmkg-C1FQ1gojEs.jpg Ilustrasi. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan, wilayah Kaimana diguncang gempa tektonik, Kamis, 11 November 2021 pukul 00.46.41 WIB.

Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan Magnitudo 6,1. Episenter gempa terletak pada koordinat 4,29° LS; 134,22° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 89 km arah Tenggara Kota Kaimana, Papua Barat pada kedalaman 13 km.

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Bambang Setiyo Prayitno mengatakan, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas Sesar Tarera Aiduna.

“Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan sesar mendatar (strike-slip fault),” kata Bambang dalam keterangannya, Kamis (11/11/2021).

Baca juga: Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Papua Barat

Berdasarkan peta guncangan (shakemap), gempa bumi ini berpotensi dirasakan di daerah Kabupaten Teluk Bintuni III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu), Kabupaten Kepulauan Aru dan Kabupaten Teluk Wondama II MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang). Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut.

Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami. Hingga hari Kamis, 11 November 2021 pukul 01.40 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya tiga gempa bumi susulan (aftershock).

Kepada masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali kedalam rumah.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini