Candi Peninggalan Mataram Kuno Digali, BPCB Cari Bentuk Aslinya Usai Dipugar Belanda

Avirista Midaada, Okezone · Kamis 18 November 2021 17:10 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 18 340 2503903 candi-peninggalan-mataram-kuno-digali-bpcb-cari-bentuk-aslinya-usai-dipugar-belanda-OKxw2yxiQd.jpg BPCB saat menggali Candi Songgoriti (foto: MNC Portal/Avirista)

KOTA BATU Candi Songgoriti di Kota Batu yang merupakan peninggalan Kerajaan Mataram Kuno diekskavasi atau digali oleh Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur. Ekskavasi ini untuk mencari struktur asli bangunan candi mengingat ada dugaan perubahan struktur candi.

Ekskavasi berjalan sejak 10 November lalu hingga 19 November besok. Dimana pada Kamis pagi (18/11/2021), ekskavasi hari kesembilan terlihat beberapa kotak galian dibuka petugas dari BPCB Jatim. Tampak para petugas BPCB Jawa Timur memetakan beberapa lokasi yang terdapat dugaan struktur lingkungan dan ruang, yang menjadi bagian dari Candi Songgoriti.

Ketua Tim Ekskavasi Candi Songgoriti, Muhammad Ikhwan menyatakan, ekskavasi atau penggalian Candi Songgoriti dilakukan untuk melakukan penyelamatan dan mengetahui bentuk serta ruang asli dari Candi Songgoriti.

“Target kami adalah untuk mengetahui bentuk dan keruangan dari Candi Songgoriti ini, untuk saat ini kami masih mencari (luasan) candi,” ucap Ikhwan saat ditemui MNC Portal.

 Baca juga: Mengintip Candi Keramat Tertua yang Berubah saat Penjajahan Belanda

Di hari kedelapan ekskavasi, Ikhwan menuturkan, pihaknya telah membuka sebanyak 22 kotak galian, dimana batur atau pondasi dari struktur candi juga sudah ditemukan di sisi utara dan timur candi.

“Hingga saat ini sudah membuka 22 kotak gali, saat ini batur yang ada di sisi utara dan timur. Kami mencoba mencari di sisi selatan dan barat. Untuk batur sisi selatan, hingga kemarin itu masih belum kami dapatkan. Saat ini sedang mencari batur sisi barat,” terang dia.

Ia menuturkan bila Candi Songgoriti ini merupakan bagian dari tempat pemujaan atau ritual berlatarbelakang agama Hindu. Dimana keistimewaannya yakni berada dekat dengan sumber air panas dan air dingin.

“Dibangun di dekat dengan sumber air panas dan dingin. Itu keistimewaannya. Di sini, berdasarkan aristekturalnya mencerminkan Jawa Tengah, Mataram kuno. Dari pendapat para ahli ini dibangun pada abad 9-10 Masehi,” paparnya.

Sementara itu, Pamong Ahli Budaya BPCB Andi Muhammad Said menuturkan, ada ketidaksesuain rekonstruksi yang bakal dibenarkan oleh pihak BPBC Jawa Timur. Dimana Candi Songgoriti ini pernah direkonstuksi di zaman Belanda tepatnya tahun 1921, tetapi dinilai mengubah struktur ruang bangunan candi.

“Ini kan pernah dipugar pada tahun 1921 pemugaran oleh Belanda. Kita mau melihat lingkungannya seperti apa, kan candi ini berada di atas batur, nah batur yang ada di bangun di masa Belanda, kita mau lihat bentuk yang sebenarnya, ruangnya itu kita mau menata kembali, pasti luas bukan cuma ini,” jelasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini