Angin Kencang Melanda Konawe, 2 Warga Terluka dan 3 Rumah Rusak

Tim Okezone, Okezone · Rabu 24 November 2021 11:59 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 24 340 2506617 angin-kencang-melanda-konawe-2-warga-terluka-dan-3-rumah-rusak-DVCVIoWSKX.jpg Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)

JAKARTA – Dua warga Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara terluka akibat angin kencang melanda kawasan tersebut. Angin kencang menerjang Desa Pulusangi, Kecamatan Puriala, pada Selasa 23 November 2021 sekitar pukul 15.30 waktu setempat.

"BPBD melaporkan tidak ada korban jiwa akibat insiden tersebut," ujar Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari melalui keterangan tertulis, Rabu (24/11/2021).

Baca Juga:  Waspada, BMKG Prediksi Siklon Tropis Paddy Bergerak ke Barat Daya Cilacap

Abdul Muhari mengatakan, bencana tersebut berlangsung bersamaan dengan hujan intensitas ringan yang disertai kilat atau petir. Selain korban luka-luka, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Konawe mencatat 1 KK atau 4 jiwa terdampak, sedangkan 2 KK atau 8 jiwa lainnya mengungsi ke rumah kerabat terdekat.

"Angin kencang ini juga merusak 3 unit rumah warga yang berkonstruksi kayu," tuturnya.

Personel BPBD telah melakukan penanganan darurat di lokasi terdampak. Mereka memberikan pertolongan kepada warga terluka dan merujuknya ke Puskesmas Puriala serta memfasilitasi warga lain yang melakukan evakuasi ke rumah kerabat.

Baca Juga:  Peristiwa Angin Kencang, Tumbangkan Pohon hingga Atap Stadion Ambruk

Melihat prakiraan cuaca BMKG, dalam dua hari ini cuaca di Kecamatan Puriala terpantau berawan. Namun, pada Jumat 26 November, wilayah ini terpantau berpeluang berawan hingga hujan petir. Sedangkan pada cakupan provinsi, prakiraan cuaca pada hari ini di Sulawesi Tenggara berpotensi hujan lebat yang dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang.

"Menyikapi kondisi tersebut, pemerintah daerah dan masyarakat diimbau untuk selalu meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi bahaya hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor dan angin kencang. Mewaspadai intensitas kekuatan angin, warga dapat melakukan pengecekan terhadap atap rumah atau struktur rumah yang perlu mendapatkan penguatan," katanya.

Warga juga dapat memangkas ranting-ranting pohon yang ada di sekitar bangunan rumah untuk menghindari tumbangnya pohon. Hal itu bertujuan untuk mengurangi beban pohon saat hujan lebat atau pun angin kencang yang terjadi.

(Ari)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini