3 Partai Jerman Bentuk Koalisi Pemerintahan Baru, Akhiri Era Angela Merkel

Rahman Asmardika, Okezone · Kamis 25 November 2021 14:10 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 25 18 2507283 3-partai-jerman-bentuk-koalisi-pemerintahan-baru-akhiri-era-angela-merkel-dQaNWCfxSV.JPG Olaf Scholz dari SPD menjadi calon kanselir baru Jerman. (Foto: Reuters)

BERLIN – Partai Sosial Demokrat (SPD) mengumumkan kesepakatan untuk membentuk koalisi pemerintahan baru di Jerman pada Rabu (24/11/2021) yang bertujuan untuk memodernisasi ekonomi terbesar Eropa, mempercepat transisi hijau di negara itu. Aliansi antara Partai Hijau, Partai Demokrat Bebas libertarian (FDP), dan SPD itu mengakhiri 16 tahun pemerintahan konservatif yang dipimpin Kanselir Angela Merkel.

Ketiga partai itu mendapatkan mayoritas di majelis rendah parlemen dan berharap pemerintah akan dilantik pada awal bulan depan setelah mereka meratifikasi pakta koalisi setebal 177 halaman.

BACA JUGA: Jerman Pilih Ketua Parlemen Baru, Merkel Mundur dari Kanselir

Koalisi lampu lalu lintas (Traffic light alliance), yang diambil dari warna masing-masing partai, akan membuka era baru hubungan Jerman dengan Eropa, dan berencana untuk mempercepat digitalisasi ekonomi terbesar di benua itu sambil mempertahankan disiplin fiskal.

Pada konferensi pers di Berlin, Pimpinan SPD, Olaf Scholz mengatakan bahwa dia ingin agar koalisi ini dapat berperan seperti nama yang digunakan: lampu lalu lintas.

BACA JUGA: Ini Kata Obama Tentang Para Pemimpin Dunia, dari Putin Hingga Erdogan

“Saat ini, lampu lalu lintas sangat diperlukan untuk mengatur hal-hal dengan jelas dan memberikan orientasi yang tepat dan memastikan bahwa setiap orang bergerak maju dengan aman dan lancar,” kata calon kanselir baru Jerman itu sebagaimana dilansir Reuters

"Ambisi saya sebagai kanselir adalah bahwa aliansi lampu lalu lintas ini akan memainkan peran terobosan yang sama untuk Jerman."

Merkel meninggalkan tugas besar untuk dijalankan. Dia telah menavigasi Jerman dan Eropa melalui berbagai krisis dan menjadi pendukung demokrasi liberal dalam menghadapi meningkatnya otoritarianisme di seluruh dunia.

Pemerintah yang akan datang juga menghadapi tantangan langsung, dengan Eropa bergulat dengan dampak dari Brexit, krisis di perbatasan Uni Eropa dengan Belarus dan melonjaknya kasus Covid-19. Scholz mengatakan bahwa memerangi pandemi Covid-19 akan menjadi prioritas utamanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini