Kisah Gembong Narkoba Terbesar yang Ditangkap di Usia 13 Tahun, 'Banting Stir' Jadi Pelukis

Vanessa Nathania, Okezone · Kamis 25 November 2021 18:09 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 25 18 2507466 kisah-gembong-narkoba-terbesar-yang-ditangkap-di-usia-13-tahun-banting-stir-jadi-pelukis-zG9siCG0zL.jpg Kisah gembong narkoba paling terkenal di Inggris (Foto: Sky)

INGGRIS - Stephen Mee dianggap sebagai salah satu raja narkoba paling terkenal di Inggris. Dia bahkan menerima hukuman penjara yang lama karena penyelundupan narkoba internasional. Dia mengatakan bahwa karir kriminalnya dimulai pada usia dini.

Dia mengklaim dirinya ditangkap di awal masa remajanya ketika dia tertidur di dalam mobil yang dia curi.

Stephen adalah penyelundup narkoba internasional pada 1980-an dan 90-an, bekerja dengan gangster Inggris Curtis Warren – yang saat ini masih di penjara – untuk membeli dan menjual kokain di seluruh Eropa.

Dalam satu petualangan dramatisnya, pengedar narkoba ini melarikan diri ke Amsterdam dari sebuah van penjara dalam perjalanan ke pengadilan. Stephen pun dijatuhi hukuman 22 tahun penjara.

Sambil terus beroperasi dalam pelarian dari pihak berwenang di Amsterdam, Stephen mengklaim bahwa ia dapat dengan mudah mengumpulkan uang hingga 1 juta poundsterling (Rp19 miliar) setiap hari melalui obat-obatan terlarang.

Baca juga: Tangkap Bos Narkoba Terbesar, Kolombia Kerahkan 500 Tentara dan 22 Helikopter

Saat dia berbicara kepada James English di podcast Anything Goes-nya, dia menjelaskan bagaimana karir kriminalnya dimulai sejak usia dini.

“Saya mulai mencuri mobil pada usia 11, 12 tahun. Pada usia 12 tahun saya ditangkap polisi karena mencuri 13 mobil… Saya tertidur di salah satunya dan mereka membangunkan kami,” kenangnya.

Baca juga: Buronan Gembong Narkoba Terbesar dalam Sejarah Asia Ditangkap di Belanda

"Saya berumur 13 tahun ketika saya tertangkap.. Kami pergi ke Moss Side dan mencuri mobil, berkendara ke suatu tempat di Oldham, dan kehabisan bensin di tengah-tengah Moor,” lanjutnya.

Dia bercerita dirinya terkejut saat dibawa oleh seorang polisi kembali ke Moss Side dan diturunkan, meninggalkan mereka sendirian pada pukul tiga pagi.

“Dan saya akhirnya mencuri mobil lain untuk pulang, di mana saya tertidur di dalamnya; yang merupakan mobil Walikota Oldham - saat itu, saya tidak mengetahuinya,” terangnya.

“Mereka menemukan kami tertidur di dalam mobil, dan saya baru saja terbangun karena ketukan di jendela. Mereka bahkan tidak mengganggu kami saat itu, mereka hanya menendang kami sampai ke bawah bukit,” jelasnya.

“Dan kemudian ketika ayah saya sampai di sana, dia menendang kami sepanjang perjalanan pulang, dan kemudian ibu saya menendang kami sampai ke tempat tidur,” ungkapnya.

Akhirnya setelah berkarir di perdagangan narkoba, Stephen ditangkap, dan akhirnya menjalani hukumannya di penjara.

Saat berada di balik jeruji besi, dia mengatakan bahwa dia menyukai seni dan memenangkan penghargaan untuk lukisannya.

“Saya pikir saya berjalan keluar dari Lowdham Grange dengan 20 lukisan aneh di troli. Saya pasti terlihat sangat gila keluar dari sana,” ujarnya.

Dia mengaku harus mengatur kondisi keuangannya setelah keluar dari penjara. Hingga saat ini dia terus memamerkan lukisannya.

“Saya tidak duduk tanpa melakukan apa-apa, saya tidak minum, saya tidak merokok. Saya tidak pergi ke klub, pub, dan bar mana pun. Saya melukis gambar, itu pekerjaan utama saya,” tambahnya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini