Tragis! Pria Ini Tewas Gantung Diri karena Harga Bawang Anjlok

edy gustan, Koran SI · Kamis 25 November 2021 14:11 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 25 340 2507285 tragis-pria-ini-tewas-gantung-diri-karena-harga-bawang-anjlok-bx8cq3cOvz.jpg Pria tewas gantung diri di Bima/ MPI

BIMA- Harga bawang merah di Kabupaten Bima anjlok menjadi Rp5.000 per kg membuat petani gerah dan sempat melakukan protes. Anjloknya harga bawang merah disebabkan oleh kelebihan stok di NTB pasca panen bawang.

(Baca juga: Stres Tak Bisa Pulang, WNA Tiongkok Coba Melompat dari Lantai 6 Apartemen)

Persoalan anjloknya harga bawang ini berbuntut pada seorang warga Desa Ngali, Kecamatan Bolo. AL (23) yang mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di rumahnya. Tubuh AL ditemukan Fahrun adiknya yang datang mencarinya. Peristiwa itu menggegerkan masyarakat.

Kapolres Bima AKBP Heru Sasongko, membenarkan peristiwa memilukan itu. Dia juga memaparkan kronologi tewasnya korban.

(Baca juga: Begini Kronologi Polantas yang 'Palak' Sopir Truk Sekarung Bawang)

Korban awalnya meminta izin ke istrinya untuk pergi menjual bawang. Namun istrinya melarangnya. AL pun naik ke atas rumahnya. Menutup pintu rumah dan mengunci diri. Hal itu tidak menimbulkan kecurigaan keluarga.

Hingga pada sore hari Fahrun datang mencari kakaknya. Lantaran sudah sejam menunggu, Fahrun pun naik ke atas rumah untuk melihat kakaknya. Begitu pintu terbuka, Fahrun terkejut melihat tubuh kakaknya tergantung dengan seutas tali nilon.

“Keluarga langsung melaporkan peristiwa itu kepada polisi yang segera datang ke TKP,” ujar Kapolres Heru Sasongko, Kamis (25/11/2021).

Pihak keluarga pun segera menurunkan jenazah korban. Mereka juga menolak dilakukan outopsi terhadap korban.

Hal itu ditegaskan oleh paman korban bernama M Said yang juga Kadus Lewi. Keluarga menilai peristiwa itu sebagai musibah. “Tim inafis sudah melakukan olah TKP serta meminta keterangan keluarga,” ungkap Heru.

Tim Inafis Polres Bima mengecek kondisi almarhum namun tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan dan disimpulkan bahwa almarhum benar-benar menggantung diri. Selanjutnya pihak kepolisian Polsek Belo melakukan koordinasi lagi dengan keluarga besar almarhum sehingga kesimpulan keluarga besarnya tidak mempermasalahkan kejadian yang menimpa almarhum.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini