Inggris Pangkas Jumlah Angkatan Darat, Tambah Anggaran Peralatan Militer Rp164 Triliun

Susi Susanti, Okezone · Jum'at 26 November 2021 17:20 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 26 18 2508012 inggris-pangkas-jumlah-angkatan-darat-tambah-anggaran-peralatan-militer-rp164-triliun-tpDjIpTJ5I.jpg Tentara Inggris (Foto: PA)

INGGRIS - Perdana Menteri (PM) Inggris Boris Johnson telah dituduh melanggar janji karena pemerintah telah mengumumkan rencana untuk mengurangi jumlah Angkatan Darat Inggris.

MailOnline melaporkan jumlah pasukan secara keseluruhan akan dikurangi dari 82.000 menjadi 73.000 meskipun manifesto Tory sebelumnya berjanji untuk mempertahankan kekuatan Angkatan Darat sebesar 82.000 orang.

Menteri Pertahanan Bayangan John Healey memperingatkan hal ini. “Pada saat pemilihan berikutnya kita akan memiliki Angkatan Darat terkecil dalam 300 tahun,” terangnya.

 Baca juga: Krisis Bensin, Inggris Kerahkan Militer Jaga SPBU

Meski jumlah tentara akan menyusut, namun kekuatan pasukan bergerak seukuran brigade akan dikerahkan lebih dalam ke Jerman jika terjadi gerakan agresif dari Rusia.

Menteri Pertahanan Ben Wallace mengatakan bahwa pemerintah akan mengeluarkan anggaran tambahan 8,6 miliar poundsterling (Rp164 triliun) untuk peralatan militer, sehingga total investasi menjadi 41,3 miliar poundsterling (Rp790 triliun), untuk menciptakan “tentara modern, inovatif, dan digital”.

 Baca juga: 4 Jenderal Tinggi Inggris Minta Penarikan 10.000 Tentara Angkatan Darat Dibatalkan

Dia berjanji bahwa tentara akan “segesit dalam domain baru dunia maya seperti di lapangan”, dengan peralatan canggih termasuk tank yang ditingkatkan.

Selain itu, tiga pangkalan baru diharapkan akan dibuka. Pangkalan pasukan depan NATO di Sennelager akan ditetapkan sebagai salah satu "pusat regional darat" baru tentara, yang menampung tank Challenger 3, kendaraan tempur lapis baja Boxer dan kendaraan tempur Ajax yang banyak tertunda.

Letnan Jenderal Ralph Wooddisse, komandan tentara lapangan, mengatakan bahwa pusat regional akan memungkinkan tentara untuk “menyebar lebih cepat” dan “siap untuk dikerahkan dari mereka jika diperlukan”.

“Saya secara khusus menekankan Jerman, di mana kami menempatkan sejumlah besar kendaraan lapis baja kami agar dapat bergerak lebih cepat jika diperlukan di mana saja di daratan kontinental,” katanya.

Sebuah sumber Angkatan Darat mengatakan kepada The Times bahwa “alih-alih memiliki segalanya yang berbasis di Inggris dan harus menyeberangi Selat, mereka akan lebih dikerahkan ke depan sehingga tidak harus menempatkan mereka semua di atas kapal”.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini