Astaga! Seorang Anak Tega Jual Daun Pintu hingga Genting Rumah Ibunya

Trisna Purwoko, iNews · Jum'at 26 November 2021 11:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 26 340 2507756 asatga-seorang-anak-tega-jual-daun-pintu-hingga-genting-rumah-ibunya-pZhRPavnt7.jpg Genting rumah milik seorang ibu dijual anak kandungnya (Foto : iNews)

BANTUL - Kelakuan seorang pemuda di Bantul berinisial DRS, warga Dusun Paten Kapanewon Pundong, Bantul ini tega menjual seluruh perabot rumah tangga milik ibunya tanpa izin. Bahkan, genting rumah yang ditempatinya pun turut dijual.

Akibat perbuatannya, sang ibu terpaksa melaporkan anak kandungnya tersebut ke polisi

NP, seorang ibu berusia 53 tahun itu hanya bisa termangu melihat sejumlah perabot rumah tangga berupa kulkas, lemari, sampai daun pintu rumahnya berada di kantor Polsek Pundong, Bantul.

Sejumlah perabot rumah tangga yang berada di kantor polisi itu adalah miliknya yang telah dijual oleh anak lelaki semata wayangnya DRS yang berusia 24 tahun. Polisi berhasil menyita perabot tersebut dari para pembelinya di beberapa lokasi.

Sejak suaminya meninggal dunia 4 bulan lalu, NP terpaksa harus bekerja menjadi asisten rumah tangga demi mendapatkan uang untuk membayar utang yang ditingalkan oleh suaminya.

Dalam bekerja sebagai ART, di Kapanewon, Kasihan, Bantul, NP hanya pulang dua bulan sekali untuk menengok rumah dan mengangsur utang suaminya. Sementara anak semata wayangnya yang yang tinggal dirumahnya dibelikan sepeda motor untuk bekerja sebagai driver ojek online dan diberi tanggung jawab untuk menjaga rumah.

Baca Juga : 4 Kasus Kejahatan Bapak-Anak, dari Pencurian hingga Perampokan

Namun ternyata amanah tersebut tidak dijalankan oleh anaknya, yang justru menjual seluruh perabot rumah tangga yang berada di rumah. Selain menggadaikan sepeda motornya, DRS juga menjual sejumlah lemari dan beberapa daun pintu serta dipan di rumahnya.

Uang penjualannya digunakan untuk membelikan hadiah bagi seorang wanita yang dikenalnya sejak sebulan lalu.

Ketika uang hasil penjualan seluruh perabot rumah tangga sudah habis dan tak ada lagi yang bisa dijual, DRS akhirnya menjual seluruh genting yang masih terpasang di atap rumahnya.

Seorang tetangga yang melihat genting rumah milik NP diturunkan dan dimasukkan ke dalam truk, mencoba menghubungi NP yang kemudian pulang ke rumah. Tak terbayangkan betapa kagetnya dirinya ketika melihat seluruh genting rumahnya sudah diturunkan dan seluruh perabot rumah tangga di rumahnya telah lenyap.

Ia pun marah karena kelakuan anaknya yang menjual perabotan rumah tangga dan melaporkannya ke kantor polisi. Sang ibu berharap agar sang anak bisa berubah menjadi lebih baik setelah berurusan dengan hukum.

"Semoga anak saya bisa lebih baik kalau sudah dihukum," ujar NP, Rabu 24 November 2021.

Ketika mendapat laporan adanya kasus pencurian yang melibatkan ibu dan anak kandung, polisi sudah berusaha melakukan mediasi antar keduanya. Namun sang ibu tetap bersikeras untuk melanjutkan laporannya ke kantor polisi.

Meski sudah menahan DRS, namun mengingat kasus ini merupakan delik aduan, polisi masih memberi kesempatan jika sang ibu hendak mencabut laporannya.

Dalam kasus tersebut, polisi akan menjerat DRS dengan ancaman Pasal 357 tentang pencurian dalam rumah tangga dengan ancaman hukuman penjara selama lamanya 5 tahun penjara.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini