Viral Orang Manjat Patung GWK Tidak Seperti yang Dibayangkan

Bagus Alit, iNews · Jum'at 26 November 2021 11:16 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 26 340 2507769 viral-orang-manjat-patung-gwk-tidak-seperti-yang-dibayangkan-BACBduKLAg.jpg Orang manjat GWK jadi viral di media sosial (Foto : iNews/Bagus)

BADUNG - Video ada seseorang yang sedang memanjat patung Garuda Wisnu Kencana (GWK) di Bali jadi viral di media sosial. Dalam video tersebut, terdengar sejumlah orang berteriak agar orang itu segera turun daru patung setingi 121 meter itu.

"Turun woi... turun...," begitu kira-kira teriak sejumlah orang dalam video tersebut.

Padahal, fakta sebenarnya, orang yang nampak memanjat patung itu adalah petugas perawatan patung GWK. Bukan orang asing yang sedang mencari sensasi belaka.

Nama petugas itu adalah Ari Ardiansyah, dirinya memang sedang menjalankan tugasnya untuk mendeteksi titik-titik kebocoran di patung GWK. Ditemui MNC Media, Ari mengatakan dirinya seorang pekerja di bagian teknisi yang bertugas melakukan perawatan terhadap patung-patung yang ada di GWK.

Dia mengatakan, ini adalah ketiga kalinya dia dan tim kembali naik ke patung dengan tinggi 121 meter tersebut untuk melakukan perawatan. "Perawatan terhadap patung GWK dilakukan karena beberapa titik di bagian patung terdeteksi mengalami sedikit kebocoran," ujar Ari, Jumat (26/11/2021).

Baca Juga :Pemuda Dilamar untuk Gadis SMP dengan Mahar Setengah Miliar Rupiah, Pasangan Ini Tidak Saling Kenal?

Menurut Ari, dirinya tidak naik ke patung tersebut dengan hanya bantuan tali seperti yang dibayangkan kebanyakan orang. Ada pintu di patung tersebut untuk mencapai puncak patung.

"Saya tidak manjat patung sebesar itu. Sebetulnya di top-nya patung itu ada pintu untuk maintenance keluar," kata Ari.

Dari pintu itulah Ari dan tim kemudian memasang tali untuk bergelantungan melakukan perawatan patung. "Sebelum itu viral kami sudah satu minggu di atas," tuturnya.

Terkait video yang viral menampilkan aksinya bergelantungan, Ari menduga diambil oleh pengunjung pada pekan lalu.

Video tersebut kemudian ditambahkan suara tertentu sebelum diunggah ke media sosial TikTok agar terkesan dramatis. "Saya dan tim kaget kok jadi ramai di media sosial. Sebetulnya itu tidak seperti yang dibayangkan orang-orang," ujar Ari tertawa.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini