Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang, Yosep Dicecar Polisi soal Nasi Goreng dan Asbak

Agung Bakti Sarasa, Koran SI · Jum'at 26 November 2021 17:58 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 26 340 2508034 pembunuhan-ibu-dan-anak-di-subang-yosep-dicecar-polisi-soal-nasi-goreng-dan-asbak-n1GMvBjv4v.jpg Yosep Hidayah (Foto: Dok Okezone)

BANDUNG - Penyelidikan kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang, Jawa Barat masih terus bergulir. Yosep Hidayah, suami sekaligus ayah dari korban pembunuhan terus menjalani pemeriksaan.

Untuk pertama kalinya, Yosep menjalani pemeriksaan di Polda Jabar pascapelimpahan kasus pembunuhan sadis itu dari Polres Subang ke Polda Jabar. Baca Juga:  Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang, Polda Jabar Cecar Yosep dengan 39 Pertanyaan

Dalam pemeriksaan yang digelar selama sekitar 11 jam pada Kamis 25 November 2021 kemarin, penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Diskrimum) Polda Jabar mencecar Yosep soal nasi goreng dan asbak di rumahnya yang juga menjadi tempat kejadian perkara (TKP) pembunuhan.

"Jadi, kemarin penyidik menunjukan satu foto meja makan yang di atasnya ada nasi goreng di piring, terus ada alumunium foil berisi makanan. Gak jelas makanannya, tapi yang jelas mah ada nasi goreng di piring," ungkap Rohman Hidayat, kuasa hukum Yosep, Jumat (26/11/2021).

Namun, lanjut Yosep, kliennya itu menjawab tidak tahu perihal bungkusan nasi goreng yang terhidang di atas meja makan itu. Yosep, kata Rohman, sama sekali tak melihat ada nasi goreng tersaji di meja makan hingga dirinya meninggalkan rumah untuk menemui istri mudanya, Mimin.

"Penyidik bertanya, Pak Yosep pernah gak waktu berangkat tanggal 17 malam ke rumah Bu Mimin melihat gak nasi goreng ini? Pak Yosep menjawab, tidak melihat," kata Rohman seraya menduga bahwa korban sempat memesan nasi goreng sebelum ditemukan tewas.

Baca Juga:  Pembunuhan Ibu-Anak di Subang, Polda Jabar Periksa 3 Saksi Kunci: Yosef, Yoris dan Danu

Adapun bungkusan nasi goreng tersebut, sambung Rohman, sudah dalam kondisi terbuka. Namun, tak dijelaskan pula apakah nasi goreng tersebut sudah habis dimakan atau belum.

"Sudah di piring dan ada mangkok alumunium foil, sudah dibuka. Gak tau makanan terakhir korban atau seperti apa, kita gak tau yang jelas itu ditanyakan ke Pak Yosep," jelas dia.

 

Soal pertanyaan terkait asbak yang berada di ruang tamu, lanjut Rohman, kliennya itu pun mengaku tidak tahu menahu. Rohman mengatakan bahwa kliennya itu menjawab bahwa asbak tersebut masih kosong tanpa bekas rokok saat meninggalkan rumah.

"Penyidik nanya juga soal asbak, tapi pak Yosep bilang kosong. Kan pada waktu itu nerima tamu, tapi tidak lama dan tidak sempat membuang rokok di asbak. Jadi, dia ingat betul bahwa asbak yang di ruang tamu itu kosong pada saat Pak Yosep keluar rumah," kata Rohman.

Diketahui, Warga Kampung Ciseuti, Desa Jalancagak, Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang digegerkan penemuan dua mayat di dalam bagasi mobil Alphard, Rabu 18 Agustus 2021.

Pihak kepolisian yang mendapatkan laporan langsung datang ke lokasi kejadian. Polisi yang datang ke TKP langsung menuju mobil Alphard tempat ditemukannya korban.

Saat bagasi mobil dibuka, ternyata di dalamnya terdapat dua korban yang tak lain ibu dan anak gadisnya dengan kondisi tak berbusana dan luka parah di bagian kepala.

Keluarga korban yang datang ke lokasi kejadian pun histeris saat polisi mengevakuasi kedua korban. Kedua korban tersebut, yaitu Tuti Suhartini dan Amelia Mustika Ratu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini