Banjir di Luwu Utara Surut, Sawah Seluas 500 Hektare Terdampak

Tim Okezone, Okezone · Selasa 30 November 2021 13:18 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 30 340 2509574 banjir-di-luwu-utara-surut-sawah-seluas-500-hektare-terdampak-SoDcPufwKm.jpg Banjir di Luwu Utara surut. (Foto: BPBD Luwu Utara)

JAKARTA - Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari melaporkan, banjir yang melanda dua kecamatan di Kabupaten Luwu Utara, Provinsi Sulawesi Selatan, telah surut. Hasil pendataan BPBD setempat pada hari ini, Selasa (30/11/2021), pukul 06.00 WIB, mencatat sawah warga seluas 500 hektare terdampak banjir tersebut.

Muhari menjelaskan, peristiwa yang terjadi pada Minggu dini hari (28/11), pukul 02.00 WITA, menggenangi wilayah dua desa di dua kecamatan. Tinggi muka air berkisar 20 hingga 100 cm. Wilayah terdampak yaitu di Desa Taroborok di Kecamatan Baebunta dan Desa Lembang-Lembang di Kecamatan Baebunta Selatan. Kejadian ini berlangsung setelah hujan lebat mengakibatkan debit air Sungai Rongkong meluap hingga ke pemukiman warga.

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Luwu Utara menyebutkan banjir berdampak pada 1.046 jiwa. Tidak ada korban jiwa dan pengungsian warga akibat peristiwa ini. Selain berdampak pada pemukiman warga, banjir yang telah surut ini berdampak juga pada sarana dan prasarana.

Baca juga: Bendung Katulampa Siaga 3, Warga Jakarta di Bantaran Sungai Diimbau Waspada Banjir

Kerugian material tercatat fasilitas rumah terdampak 317 unit, tempat ibadah 5 unit, sarana Pendidikan 2 unit, kantor desa 1 unit, posyandu 1 unit, serta akses jalan tergenang 20 hingga 30 cm, sedangkan infrastruktur drainase rusak berat sebanyak 1 unit.

Paska banjir, tim gabungan yang terdiri dari BPBD, TNI, Polri, organisasi perangkat desa terkait, relawan dan warga masyarakat bergotong royong dalam membersihkan sampah dan lumpur yang terbawa banjir. Para relawan terdiri dari PMI, Tagana, Pramuka dan Karang Taruna desa setempat.

Berdasarkan analisis inaRISK, Kabupaten Luwu Utara memiliki sejumlah wilayah kecamatan yang berpotensi bahaya banjir dengan kategori sedang hingga tinggi. Sebanyak 11 kecamatan berada pada wilayah dengan potensi tersebut, salah satunya Kecamatan Baebunta.

Menyikapi banjir yang telah surut, pemerintah daerah dan masyarakat diharapkan tetap meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan terhadap potensi bahaya hidrometeorologi. Pada hari ini, Selasa (30/11) prakiraan cuaca BMKG menyebutkan wilayah Kecamatan Baebunta masih berpeluang hujan ringan hingga sedang. Demikian juga pada esok hingga lusa, prakiraan cuaca masih berpeluang hujan dengan intensitas ringan hingga sedang.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini