Bejat! Kakek Penjaga Villa Cabuli Keponakan hingga Hamil

Adi Haryanto, Koran SI · Rabu 01 Desember 2021 01:09 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 01 340 2509942 bejat-kakek-penjaga-villa-cabuli-keponakan-hingga-hamil-8S8ARxrnx0.jpg Ilustrasi (Foto: ist/Sindonews)

BANDUNG BARAT - Anak di bawah umur dicabuli hingga hamil oleh penjaga villa di kawasan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), berinisial AB (64). Pelaku tak lain merupakan pamannya sendiri.

Bermula saat pihak keluarga curiga melihat kondisi perut korban yang membesar. Namun, awalnya korban tidak mengaku, dan setelah didesak akhirnya mau buka suara.

Baca Juga:  Dibawa Lari Pacar, Gadis Cantik di Manado 3 Kali Dicabuli

Pihak keluarga bertambah kaget karena saat dibawa ke bidan, korban diketahui sedang mengandung tujuh bulan.

"Ketahuannya sekitar bulan Maret, diantar bibinya ke bidan dan ternyata anak saya hamil tujuh bulan," kata H, ibu dari korban, Selasa (30/11/2021).

Anaknya mengakui jika yang menyebabkan kehamilan adalah AB yang sehari-hari bekerja sebagai penjaga villa. Aksi bejatnya dilakukan kepada korban, karena korban sering mengantarkan bekal makanan ke tempatnya bekerja setiap sore. Kondisi villa yang sepi membuat pelaku leluasa menjalankan aksinya hingga korban hamil.

"Awalnya gak mau ngomong, nangis, dan takut. Setelah dibujuk bibinya, akhirnya mau menjawab kalau perbuatan itu dilakukan oleh kakeknya sendiri," sambungnya.

AB sudah ditahan pihak kepolisian dan divonis hukuman 11 tahun penjara. Sementara korban sudah melahirkan bayi yang dikandungnya. Sebab, saat diketahui keluarga, usia kehamilannya sudah mencapai tujuh bulan.

Setelah bayinya lahir, pihak keluarga menitipkannya kepada sanak saudaranya. Kondisi psikologis korban pun kini sudah mulai bisa melupakan tragedi yang pernah menimpanya.

"Harapan ibu, semoga anak ibu bisa melanjutkan sekolahnya lagi," imbuhnya.

Baca Juga:  Diancam Akan Dibunuh, Keperawanan Siswi SMP Direnggut Pamannya

Sementara Wakil Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), KBB, Prihatin Mulyati mengaku, sudah mengetahui kabar tindak asusila kepasa anak di bawah umur di Lembang. Pihaknya juga sudah bertemu dengan orangtuanya sekaligus korban dan mendengarkan kejadian yang dialaminya.

"Kami mengapresiasi kerja cepat polisi yang segera mengamankan pelaku setelah menerima laporan. Saat ini korban terus mendapatkan pendampingan agar psikisnya bisa pulih dan kembali menjalani kehidupannya, apalagi ada keinginan dari keluarga agar korban bisa melanjutkan sekolahnya lagi," pungkasnya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini