Mangkal di Persawahan, 2 PSK Lanjut Usia Diciduk Satpol PP

Solopos.com, · Jum'at 03 Desember 2021 20:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 03 340 2511595 mangkal-di-persawahan-2-psk-lanjut-usia-diciduk-satpol-pp-pPYvReheHQ.jpg Satpol PP SUkoharjo menciduk dua PSK lanjut usia di sebuah areal persawahan selama operasi pekat, 2 Desember 2021. (Foto: Satpol PP Sukoharjo)

SUKOHARJO — Satpol PP Sukoharjo, Jawa Tengah menciduk dua pekerja seks komersial (PSK) lanjut usia yang mangkal di areal persawahan timur RSUD Ir Soekarno, Kelurahan Gayam, Sukoharjo, Kamis (2/12/2021). Dua PSK berusia lebih dari 50 tahun itu diciduk bersama dua lelaki hidung belang.

Menurut Kasi Operasional dan Pengendalian Satpol PP Sukoharjo, Karyono Hadi Raharjo, petugas menjadikan lokasi itu sebagai sasaran operasi pekat berdasarkan laporan dari masyarakat. Area persawahan timur RSUD Ir Soekarno Sukoharjo tersebut dilaporkan sudah lama digunakan sebagai lokasi transaksi prostitusi.

BACA JUGA: Bertarif Jutaan Rupiah, PSK Cantik Berbadan Dua Ini Diciduk saat Open BO

“Setelah mendapatkan laporan dari masyarakat, kami langsung mendatangi lokasi sekitar pukul 22.00 WIB. Di lokasi tersebut, kami mendapati ada tiga orang perempuan dan dua orang laki-laki. Tapi satu orang perempuan lainnya kabur, jadi kami hanya bisa mengamankan dua orang PSK dan dua orang pelanggannya,” ujarnya kepada Solopos.com, Jumat (3/12/2021).

BACA JUGA: 4 Cerita Pelanggan Tak Mampu Bayar PSK, Berakhir dengan Hukuman Penjara

Menurut Karyono, dua orang PSK yang diciduk Satpol PP Sukoharjo itu sudah lanjut usia. Usia mereka sudah di atas 50 tahun. Tarif PSK lansia tersebut Rp20.000.

“Itu PSK-nya usianya di atas 50 tahun semua. Tidak ada yang muda di sana. Sudah tua-tua semua. Bahkan kalau ada yang menawar bisa jadi Rp10.000. Mainnya juga di sawah situ,” imbuhnya.

Berdasarkan hasil pendataan, dua orang PSK lanjut usia yang diamankan oleh Satpol PP Sukoharjo diketahui berdomisili di Solo. Ia mengakui berdasarkan informasi lokasi tersebut kerap dijadikan transaksi prostitusi. Setelah adanya temuan tersebut, Satpol PP Sukoharjo akan lebih giat melakukan razia.

“Kami dulu saat sering merazia tempat tersebut sempat ditinggalkan dan tidak ada prostitusi. Tapi sekarang digunakan kembali. Dua orang PSK itu kami bina dan kami peringatkan agar tidak mengulangi perbuatannya lagi. Oleh karena itu akan kami giatkan lagi,” bebernya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini