Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Viral Joki Covid-19, 4 Orang Mengaku Telah Pakai Jasanya

Leo Muhammad Nur , Jurnalis-Kamis, 23 Desember 2021 |07:29 WIB
Viral Joki Covid-19, 4 Orang Mengaku Telah Pakai Jasanya
Joki vaksin Covid-19 mengaku sudah 16 kali disuntik (Foto : Okezone.com/Istimewa)
A
A
A

MAKASSAR - Joki vaksinasi Covid-19 yang dilakukan warga Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan (Sulsel), Abdul Rahim, di mana ia mengaku telah divaksin 16 kali dengan bayaran hingga Rp800 ribu, jadi viral di media sosial. Saat ini, empat orang akhirnya mengaku rela menggunakan jasa joki tersebut demi mendapatkan sertifikat vaksin.

Hal itu ditegaskan Dinkes Sulsel yang mengirim tim khusus ke Kabupaten Pinrang melakukan asesmen terhadap joki vaksin Abdul Rahim terkait kesehatannya.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Sulsel/ dr. Arman Bausat mengaku langsung mengirimkan tim khusus ke Kabupaten Pinrang untuk bertugas mengecek kesehatan Abdul Rahim yang rela jadi joki vaksin. Selain itu, petugas juga melakukan koordinasi dengan Dinkes dan Polres Pinrang.

Hasilnya diketahui, ada empat orang yang telah mengakui telah memakai jasa Abdul Rahim untuk disuntik demi mendapatkan sertifikat vaksin. Keempatnya dikatakan telah diperiksa di Polres Pinrang.

Baca Juga : Viral Pria Ngaku Jadi Joki Vaksinasi, Sudah 16 Kali Disuntik Vaksin

Hingga saat ini, pihaknya belum menjatuhkan sanksi pada nakes yang teledor telah menyuntik vaksin terhadap warga bernama Abdul Rahim. Hal itu dikarenakan masih dalam pengumpulan keterangan dan lokasi joki vaksin tersebut disuntik.

"Belum ada sanksi pada nakes yang menyuntuk karena masih dikumpulkan data tempat penyuntikan vaksinnya," ujar dr. Arman Bausat, Rabu 22 Desember 2021.

(Angkasa Yudhistira)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement