Share

Wanita Muslim India 'Dilelang' Melalui Aplikasi yang Tampilkan Foto 'Cabul'

Rahman Asmardika, Okezone · Senin 03 Januari 2022 13:44 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 03 18 2526671 wanita-muslim-india-dilelang-melalui-aplikasi-yang-tampilkan-foto-cabul-IuCy7rc9UW.jpg Ilustrasi. (Foto: Reuters)

NEW DELHI - Foto-foto ratusan wanita Muslim India dibagikan di sebuah aplikasi yang dilaporkan melelang para wanita secara daring (online). Foto-foto, yang bersumber dari akun media sosial mereka dan telah direkayasa menjadi foto cabul itu, telah menimbulkan kegemparan.

Masalah ini terungkap setelah pengguna Twitter anonim membagikan detail tentang aplikasi, yang disebut 'Bulli Bai', dengan tautan ke halamannya di platform pengembangan perangkat lunak GitHub. Pada Sabtu (1/1/2022), beberapa wanita men-tweet tentang nama dan rupa mereka yang dibagikan di aplikasi tersebut.

BACA JUGA: Komedian Muslim India Dipenjara karena Dituduh Akan Menghina Dewa Hindu

Polisi Delhi mendaftarkan pengaduan pelecehan seksual terhadap pelaku yang tidak dikenal setelah seorang jurnalis melaporkan bahwa dia telah menjadi sasaran aplikasi, yang sejak itu telah dihapus oleh GitHub, tersebut.

Menteri teknologi informasi India, Ashwini Vaishnaw, mentweet bahwa Tim Tanggap Darurat Komputer – sebuah badan keamanan siber di bawah Kementerian Teknologi Informasi (TI) – juga sedang menyelidiki masalah tersebut, demikian diwartakan RT.

Jurnalis Ismat Ara membagikan tangkapan layar yang memperlihatkan fotonya sebagai “Bulli Bai of the day” di Twitter, mengatakan bahwa tahun barunya dimulai dengan “rasa takut & jijik”. Dalam laporannya kepada polisi, Ara mencatat bahwa aplikasi tersebut “memiliki foto saya yang dipalsukan dalam konteks yang tidak pantas, tidak dapat diterima, dan jelas cabul”. Dia juga mengatakan istilah 'Bulli' adalah referensi yang menghina wanita Muslim.

BACA JUGA: Sembunyikan 618 Gram Emas di Pakaian Dalam, Seorang Wanita Diciduk di Bandara

Beberapa wanita Muslim terkemuka lainnya juga men-tweet tentang 'dilelang' di situs tersebut, dengan tokoh radio populer Sayema mencatat bahwa insiden itu adalah "refleksi pada sistem peradilan India yang rusak, pengaturan hukum dan ketertiban yang bobrok" dan bertanya-tanya apakah India "menjadi negara yang paling tidak aman bagi wanita.”

Baca Juga: Salurkan BLT BBM kepada 20,65 Juta KPM, Ini Strategi Pos Indonesia

Pengguna media sosial menunjukkan kesamaan antara Bulli Bai dan situs web yang sudah tidak aktif bernama 'Sulli Deals', yang juga memasang foto-foto wanita Muslim India dan mendaftarkan mereka 'untuk dijual' tahun lalu. Aplikasi itu, yang juga dihosting di GitHub, telah memicu kemarahan dan janji tindakan serupa.

Sejumlah politisi oposisi telah mempertimbangkan masalah ini, mengkritik pemerintah Perdana Menteri Narendra Modi dan pasukan polisi karena membiarkan "kebencian terhadap wanita yang merajalela dan penargetan komunal terhadap perempuan" tidak terkendali.

“Penghinaan dan kebencian komunal terhadap perempuan hanya akan berhenti ketika kita semua menentangnya dengan satu suara. Tahun telah berubah, sekarang kita harus angkat bicara!,” kata Pemimpin Kongres Nasional India Rahul Gandhi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini