Aniaya Karyawan Pertamina, 2 Pekerja Bangunan Ditangkap Polisi

Subhan Sabu, Okezone · Jum'at 14 Januari 2022 15:14 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 14 340 2532262 aniaya-karyawan-pertamina-2-pekerja-bangunan-ditangkap-polisi-ATps3xG1of.jpg Polisi menangkap penganiaya karyawan Pertamina (Foto: Subhan Sabu)

TOMOHON - Karyawan PT Pertamina dianiaya dua orang pria inisial NK (43) dan FK (32). Penganiayaan terjadi di Kelurahan Tondangow, Kecamatan Tomohon Selatan pada Kamis 13 Januari 2022 sekira pukul 11.00 Wita.

Pelaku telah diamankan tim URC Totosik Polres Tomohon. Menurut Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast, kedua tersangka berprofesi sebagai tukang.

Baca Juga:  Sadis! Pria Ini Membabi Buta Bacok Mantan Istri dan Anaknya

Penganiayaan tersebut terjadi di sekitar PT Pertamina Cluster 13 yang dilakukan kedua tersangka terhadap dua orang karyawan Pertamina, Jembry Ruus (41) dan Frendly Kaparang (31).

"Awalnya kedua korban hendak mengambil alat kerja di Cluster 4 dengan menggunakan mobil. Ketika melewati area Cluster 13 kedua tersangka meneriaki korban dengan berkata ‘Hey orang luar tidak boleh lewat di sini," kata Kabid Humas, Jumat (14/1/2022). 

Namun, teriakan tersebut tidak dipedulikan kedua korban dan justru tetap terus berlalu. Merasa tidak dihargai, kedua tersangka pun mengejar mobil yang dikendarai oleh korban dan menghadang mobil tersebut.

“Selanjutnya terjadi adu mulut, dan saat itu juga tersangka FK langsung memukul Frendly Kaparang dengan menggunakan sekop dan mengenai di bagian lengan kiri korban. Kedua korban juga memukul Jembry Ruus yang mengendarai mobil serta menariknya dari dalam mobil,” ujar Kombes Pol Jules Abraham Abast.

Baca Juga:  Pemotor Tewas Ditusuk Lantaran Tak Diterima Disalip

Tak berapa lama, kemudian datang beberapa pekerja yang ada di TKP dan langsung melerai kejadian tersebut. Kedua tersangka kemudian melarikan diri dari tempat kejadian perkara (TKP).

"Setelah melakukan pencarian, akhirnya tersangka FK berhasil diamankan Tim Totosik di rumahnya dua jam setelah kejadian, sedangkan tersangka NK diamankan saat sedang berada di area perkebunan Kelurahan Tondangow,” ujar Kombes Pol Jules Abraham Abast.

Selanjutnya, kedua tersangka bersama barang bukti sebuah sekop yang ditemukan di TKP, langsung dibawa ke Mako Polres Tomohon untuk proses hukum lebih lanjut.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini