Kepala BNPB Minta Perbaikan Rumah Warga Terdampak Gempa Banten Segera Dilakukan

Ari Sandita Murti, Sindonews · Sabtu 15 Januari 2022 21:45 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 15 340 2532787 kepala-bnpb-minta-perbaikan-rumah-warga-terdampak-gempa-banten-segera-dilakukan-FSOapNMt5s.jpg Kepala BNPB Suharyanto meninjau lokasi terdampak gempa Banten (Foto: Humas BNPB)

PANDEGLANG - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto melakukan peninjauan lokasi terdampak gempa bumi M6,6 di Kabupaten Pandeglang, Banten, Sabtu (15/1/2022). Peninjauan itu sekaligus menjadi wujud bahwa negara hadir untuk memberikan dukungan penuh kepada warga terdampak.

Adapun lokasi pertama yang dikunjungi adalah Gedung UPT Puskesmas DTP Sumur di Jalan Raya Taman Nasional Ujung Kulon, Desa Kertajaya, Kecamatan Sumur, Banten.

Dalam peninjauan di lokasi tersebut, Suharyanto melihat kondisi gedung fasilitas kesehatan yang mengalami kerusakan khususnya di bagian langit-langit dan beberapa dinding retak di lantai dua.

Baca juga: Update Gempa Banten: 1.237 Rumah Rusak, Tak Ada Korban Jiwa

Suharyanto berharap agar kerusakan tersebut dapat segera diperbaiki sehingga pelayanan kesehatan masyarakat dapat segera dilakukan. Tentunya perbaikan tersebut harus lebih baik dan memperhatikan faktor keamananan dari guncangan gempa bumi.

“Kami berharap dapat segera dibenahi, agar pelayanan kesehatan masyarakat dapat dilaksanakan,” jelas Suharyanto.

Baca juga: Kepala BNPB Minta Pendataan Dampak Gempa Banten Dimaksimalkan

Usai meninjau lokasi pertama, Kepala BNPB beserta rombongan meninjau lokasi kedua di Desa Cigeulis, Kecamatan Cigeulis. Di lokasi tersebut, Kepala BNPB melihat langsung kondisi rumah warga yang mengalami kerusakan di bagian dinding dan atap.

Pada kesempatan itu, Suharyanto juga berdialog bersama warga pemilik rumah yang terdampak gempa bumi. Mantan Pangdam V Brawijaya itu menyarankan agar bangunan rumah sebaiknya dibuat lebih kokoh dengan pondasi yang lebih baik agar tahan terhadap guncangan gempa. Sebab, yang menjadi ancaman bukan gempa buminya namun struktur bangunan yang tak kuat menahan guncangan gempa.

“Bangunan harus dibuat kokoh agar tahan gempa bumi,” kata Suharyanto.

Ia pun meminta kepada Pemkab Pandeglang untuk segera mendata dan melakukan verifikasi rumah-rumah warga yang terdampak gempa sesuai kriteria dan kondisi kerusakan. Sehingga dengan data tersebut, bantuan dan dukungan lainnya dapat segera disalurkan kepada warga terdampak.

“Mohon nanti segera didata dan diverifikasi ulang, ya. Agar mereka (warga terdampak) dapat segera kita bantu dan dukung untuk pemulihan,” tuturnya.

Baca juga: BNPB Kirim 3 Set Tenda, Selimut dan Makanan untuk Pengungsi Gempa Banten

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini