Share

Setidaknya 3 Orang Tewas Akibat Tsunami di Tonga, Korban Diperkirakan Bertambah

Rahman Asmardika, Okezone · Selasa 18 Januari 2022 14:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 18 18 2533946 setidaknya-3-orang-tewas-akibat-tsunami-di-tonga-korban-diperkirakan-bertambah-vlujLRCtCJ.jpg Pemandangan Tionga pasca tsunami yang diambil dari udara. (Foto: Pasukan Pertahanan Selandia Baru)

WELLINGTON - Pejabat Selandia Baru meyakini setidaknya tidak orang telah menjadi korban jiwa akibat tsunami yang melanda Tonga setelah letusan gunung berapi bawah laut Hunga-Tonga-Hunga-Ha'apai pada Sabtu (15/1/2022). Pihak berwenang Tonga mengatakan bahwa jumlah korban tewas akibat kejadian itu kemungkinan masih akan bertambah di tengah meningkatnya kekhawatiran terkait sinyal bahaya yang dikeluarkan di dua pulau terpencilnya.

BACA JUGA: Pulau Utama Tonga Alami Kerusakan Berat Akibat Erupsi dan Tsunami

Pada Selasa (18/1/2022), Pejabat Komisaris Tinggi Selandia Baru Peter Lund mengatakan keadaan darurat telah diumumkan di Tonga, dan operasi pembersihan besar-besaran sedang berlangsung di pulau utama Tongatapu dan Ibu Kota Nuku'alofa, yang diselimuti abu dari erupsi tersebut.

Lund mengonfirmasi kematian seorang wanita warga Inggris Angela Glover, mengatakan bahwa kemungkinan ada dua kematian lainnya.

"Saya mengerti dalam berbicara dengan penasihat polisi kami pagi ini, laporan yang belum dikonfirmasi hingga tiga kematian," katanya kepada stasiun televisi NZ Tagata Pasifika.

“Di sini, di Tongatapu, sangat menyedihkan beberapa korban jiwa telah dilaporkan.

BACA JUGA: Dihantam Erupsi Gunung Berapi dan Tsunami, Tonga Meminta 'Bantuan dengan Segera'

“Kami terhindar dari kehilangan banyak nyawa. Kebanyakan orang aman dan sekarang harus menghadapi pembersihan besar-besaran dan mengambil barang-barang dari hari ke hari.”

Sebelumnya, Perserikatan Bangsa-Bangsa mengatakan sinyal marabahaya terdeteksi di kelompok pulau Ha'apai yang terisolasi dan dataran rendah, menambahkan bahwa pihaknya memiliki kekhawatiran khusus tentang Pulau Fonoi dan Mango. Menurut pemerintah Tonga, 36 orang tinggal di Mango dan 69 di Fonoi.

Sebuah citra satelit yang diposting oleh Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan menunjukkan ada kerusakan pada sejumlah bangunan di Pulau Nomuka.

Pada Senin (17/1/2022) Selandia Baru mengirim pesawat militer P-3K2 Orion ke wilayah udara Tonga untuk melakukan misi pengintaian dan menilai kerusakan. Temuan dari misi itu telah disampaikan kepada Pemerintah Tonga.

“Citra dan detail telah dikirim ke otoritas terkait di Tonga, untuk membantu keputusan tentang dukungan apa yang paling dibutuhkan,” kata Menteri Luar Negeri Selandia Baru Nanaia Mahuta sebagamana dilansir TND.

Selandia Baru juga akan mengirimkan bantuan kemanusiaan yang sangat dibutuhkan warga Tonga.

Australia juga mengirim pesawat Pertahanan untuk mensurvei kerusakan pada Senin, dengan dukungan lebih lanjut dalam perjalanan.

Menteri Pasifik Australia Zed Seselja mengatakan pasokan penting seperti makanan, air serta peralatan komunikasi dan pembersihan akan diterbangkan dengan ADF C-130 begitu bandara dapat dibuka kembali.

“Masih banyak abu di bandara. Diharapkan bandara dapat dibuka hari ini, tetapi kemungkinan besar sekarang adalah besok, ”kata Seselja.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini