Share

Hari Ini dalam Sejarah, Penyair dan Kritikus Sastra Dunia Edgar Allan Poe Lahir

Tim Okezone, Okezone · Rabu 19 Januari 2022 08:05 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 18 18 2534078 hari-ini-dalam-sejarah-penyair-dan-kritikus-sastra-dunia-edgar-allan-poe-lahir-MDgl2eCVU9.jpg Penyair, penulis, dan kritikus sastra Edgar Allan Poe (Foto: History)

BOSTON - Pada 19 Januari 1809, penyair, penulis, dan kritikus sastra Edgar Allan Poe lahir di Boston, Massachusetts, Amerika Serikat (AS).

Pada saat berusia tiga tahun, kedua orang tua Poe telah meninggal. Poe pun harus dirawat ayah baptisnya, John Allan, seorang pedagang tembakau yang kaya.

Setelah bersekolah di Inggris, Poe masuk Universitas Virginia (UVA) pada 1826. Setelah bertengkar dengan Allan karena hutang judinya yang berat, dia terpaksa meninggalkan UVA hanya dalam waktu delapan bulan. Poe kemudian bertugas dua tahun di Angkatan Darat AS dan memenangkan penunjukan ke West Point. Setelah terjadi pertengkaran lagi, Allan mengusirnya dan dia dikeluarkan dari akademi karena pelanggaran aturan.

Baca juga: Lawan Kudeta Militer, Penyair Myanmar Dibunuh

Poe diketahui telah menerbitkan tiga karya puisi pada saat itu. Namun tidak ada yang mendapat banyak perhatian. Pada 1836, saat bekerja sebagai editor di Southern Literary Messenger di Richmond, Virginia, Poe menikahi sepupunya yang berusia 13 tahun, Virginia Clemm. Dia juga menyelesaikan karya fiksi panjang pertamanya, ‘Arthur Gordon Pym’, yang diterbitkan pada 1838.

Baca juga: Teka-Teki Kematian Edgar Allan Poe, dari Alkohol Hingga Tumor Otak

Sayangnya, Poe harus kehilangan pekerjaannya di Messenger karena mabuk berat. Dia dan istrinya memutuskan pindah ke Philadelphia ketika Poe bekerja sebagai editor di Burton's Gentleman's Magazine dan Majalah Graham.

Lambat laun namanya mulai terkenal karena kritiknya yang langsung dan tajam, serta untuk cerita horor gelap seperti "The Fall of the House of Usher" dan "The Tell-Tale Heart."

Kala itu, Poe juga mulai menulis cerita misteri, termasuk "The Murders in the Rue Morgue" dan "The Purloined Letter"—karya yang membuatnya mendapatkan reputasi sebagai bapak cerita detektif modern.

Pada 1844, Poe dan istrinya pindah lagi ke New York City. Dia mencetak kesuksesan yang spektakuler pada tahun berikutnya dengan membuat puisi berjudul "The Raven."

Ketika Poe sedang menulis ‘The Broadway Journal’, istrinya Virginia jatuh sakit dan meninggal karena TBC pada awal 1847. Karya itu pun diketahui berakhir gagal.

Kematian istrinya ini membuat Poe mengalami kecanduan alkohol dan penyalahgunaan obat-obatan lebih hebat dan dalam. Dia dilaporkan berhubungan dengan beberapa wanita.

Pada 1849, dia kembali ke Richmond dan bertunangan dengan kekasih lamanya. Namun, sebelum pernikahan, Poe meninggal mendadak.

Poe disebut-sebut minum di sebuah pesta di Baltimore dan menghilang. Tiga hari kemudian dia ditemukan di selokan aliran air. Dia sempat dibawa ke rumah sakit namun meninggal pada 7 Oktober 1849, saat berusia 40 tahun.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini