Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kasus Omicron Meningkat, Jokowi Ingatkan Jangan Berpergian dan Bekerja dari Rumah

Dita Angga R , Jurnalis-Selasa, 18 Januari 2022 |16:13 WIB
Kasus Omicron Meningkat, Jokowi Ingatkan Jangan Berpergian dan Bekerja dari Rumah
Presiden Jokowi (Foto : Biro Pers Kepresidenan)
A
A
A

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan Indonesia saat ini tengah mengalami tren kenaikan kasus Covid-19. Di mana hal ini disebabkan oleh varian omicron.

Jokowi kembali mengingatkan agar jangan bepergian terlebih dulu jika tidak ada kepentingan mendesak, dan jika dimungkinkan kembali bekerja dari rumah.

“Namun, tidak perlu bereaksi berlebihan. Berhati-hati perlu, waspada perlu tapi jangan menimbulkan ketakutan, jangan menimbulkan kepanikan,” ungkapnya, Selasa (18/1/2022).

Dia mengatakan dari hasil temuan berbagai studi termasuk laporan WHO menyebutkan varian omicron memang lebih mudah menular namun gejalanya lebih ringan. Dimana pasien yang terinfeksi varian ini umumnya pulih tanpa harus dirawat di rumah sakit.

Baca Juga :Jokowi : Tren Kasus Covid-19 Naik, Kita Harus Waspada

“Tapi sekali lagi kita harus waspada. Jangan jumawa dan jangan gegabah,” ujarnya.

Jokowi meminta agar masyarakat kembali membatasi mobilitas dan aktivitasnya. Jika memungkinan untuk bekerja dari rumah maka tidak perlu ke kantor.

“Oleh karena itu jika bapak ibu saudara-saudara sekalian tidak memiliki keperluan mendesak sebaiknya mengurangi kegiatan di pusat-pusat keramaian. Dan untuk mereka yang bisa bekerja dari rumah, work from home lakukanlah kerja dari rumah," ujarnya.

"Dan saya juga meminta untuk tidak berpegian keluar negeri jika tidak ada urusan yang penting dan mendesak,” imbuhnya.

(Angkasa Yudhistira)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement