Share

Siswa SMP di Gresik Dikeroyok Kakak Kelas di Halaman Sekolah

Ashadi Ikhsan (Koran Sindo), Koran SI · Kamis 20 Januari 2022 00:33 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 19 340 2534810 siswa-smp-di-gresik-dikeroyok-kakak-kelas-di-halaman-sekolah-V5h8ljBQ2w.jpg Ilustrasi. (Ist)

GRESIK - Seorang siswa di SMP Negeri 8 Driyorejo, Gresik, Jawa Timur, dikeroyok oleh siswa lainnya yang merupakan kakak kelas.

Korban berinisial, MI, siswa di SMP Negeri 8 Driyorejo. Pelaku adalah lima kakak kelas korban. Aksi kekerasan itu terjadi di halaman sekolah.

Akibatnya, korban mengalami sobek di bagian kepala, mata, hingga luka memar di hidung. Selain itu, korban pun mengalami trauma.

Dari informasi yang dihimpun, para pelaku berjumlah lima hingga delapan orang siswa. Korban yang semula berada di kelas diseret ke luar ruangan saat jam istirahat. Entah apa masalahnya, korban dan salah satu pelaku berinisial A sempat terlibat cekcok.

Sampai akhirnya, para pelaku melingkari korban yang seorang diri. Dari situlah, terjadi aksi pengeroyokan. Semula korban MI dipukul salah satu pelaku. Kemudian, pelaku lainnya mengikuti. Mereka memukul hingga menendang beramai-ramai.

Akibat ulah tersebut, seragam sekolah korban terdapat bercak darah. Hal itu membuat orang tua korban tak terima. Ibu MI membawa kasus ini ke jalur hukum. Dia melaporkan para pelaku ke polisi.

Baca Juga : Pasukan Elite TNI Pratu Sahdi Tewas Dikeroyok, Ini Sosok Bahrudin yang Menusuk Korban

Kasus ini sudah dimediasi pada Selasa (18/1/2022). Kedua pihak hadir dan diminta berdamai. Namun, upaya itu sepertinya sia-sia. Sebab pihak korban tetap kekeh membawa kasus ini ke meja hijau.

Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Gresik, Ipda Happy membenarkan adanya laporan penganiayaan anak di bawah umur yang terjadi di sekolah. “Laporan sudah kami terima,” kata Happy, Rabu (19/1/2022).

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Gresik Hariyanto, menyayangkan terjadi adanya kasus pengeroyokan yang melibatkan pelajar. Terlebih aksi brutal itu terjadi di halaman sekolah.

“Pihak sekolah juga sudah melakukan mediasi. Kami juga kirim tim ke sana,” tuturnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini