Share

Siswa SD Meninggal Usai Divaksin, Dinkes: Kondisinya Sempat Membaik saat Dirawat

Dharmawan Hadi, iNews · Sabtu 22 Januari 2022 08:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 22 340 2536040 siswa-sd-meninggal-usai-divaksin-dinkes-kondisinya-sempat-membaik-saat-dirawat-KsqnMCDPET.jpg Foto: Illustrasi freepick

SUKABUMI - Plt Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Kabupaten Sukabumi, dr Rika Mutiara mengatakan bahwa kondisi siswa kelas 6 SD sempat membaik kondisinya sebelum menghembuskan nafas terakhirnya di RS Betha Medika, Jalan Raya Cisaat, Desa Cibatu, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, pada Jumat (21/1/2022) dini hari kemarin.

Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi yang diwakilkan oleh Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, H Masykur Alawi menjenguk korban di RS Betha Medica Cisaat pada Kamis 20 Januari 2022.

"Saat di jenguk, kondisi anak ini sudah bisa berkomunikasi sama Pak Kabid. Iya, waktu itu sudah ada perbaikan untuk kondisi kesehatannya," ujar dr Rika kepada MNC Portal Indonesia saat berada di Gedung Negara Pendopo Sukabumi, Jalan Raya Ahmad Yani, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi.

Baca juga:  Siswa SD Meninggal Usai Divaksin, Pemkab Sukabumi Koordinasi dengan Pemerintah Pusat

Namun ketika disinggung mengenai penyebab terjadinya meninggal, akibat Kejadian Ikutan paska Imunisasi (KIPI) atau bukan, dr Rika belum bisa memberikan keterangan pasti. "Nanti kita koordinasi dulu yah. Nah, malam ini sekira pukul 20.00 WIB kami akan melakukan zoom meting bersama Komite Daerah (Komda) dan Komite Nasional (Komnas).

"Nanti, kita akan bahas mengenai ini. Iya, nanti akan ada audit mulai dari resume-resume dokter, dari mulai perjalanan vaksinnya dan lainnya akan kita diskusikan," ujar dr Rika mengakhiri wawancara.

Baca juga:  Siswa SD di Sukabumi Meninggal Usai Divaksin Covid-19, Sempat Alami Demam

Sebelumnya, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman menuturkan kronologi kejadian berawal dari korban yang divaksin pada Sabtu, 15 Januari 2022 sekira pukul 11.45 WIB.

"Setelah itu, anak tersebut seperti biasa, katanya sore harinya agak panas dan hari Senin, yang bersangkutan ini masih tetap sekolah, tetapi dari pihak sekolah anak tersebut diantar pulang oleh gurunya karena suhu tubuh anak tersebut panas," ujar Ade.

Ade menambahkan, oleh karena suhu tubuh korban terus panas, akhirnya pihak keluarga membawanya ke rumah sakit Betha Medica Cisaat dan korban meninggal dunia di sana pada Jumat, 21 Januari 2022 sekira pukul 03.15 dini hari.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini