Share

Jasa Raharja Berikan Santunan Korban Kecelakaan Maut di Balikpapan, Berikut Rinciannya

Riezky Maulana, iNews · Senin 24 Januari 2022 16:57 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 24 340 2537021 jasa-raharja-berikan-santunan-korban-kecelakaan-maut-di-balikpapan-berikut-rinciannya-Vnd4N9Nbk0.jpg Truk tronton yang mengalami kecelakaan di Balikpapan (Foto: istimewa)

JAKARTA - Jasa Raharja melakukan pencairan dana santunan kepada para korban meninggal dunia dalam kecelakaan maut di Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim) yang terjadi beberapa waktu lalu. Pencairan dilakukan secara cepat setelah data para korban diterima.

Direktur Operasional PT Jasa Raharja Dewi Aryani Suzana mengatakan, pemberian santunan merupakan bentuk kehadiran negara dalam melindungi warganya. Sebab hal itu sesuai amanat Undang-Undang Nomor 34 Tahun 1964.

“Jasa Raharja menyatakan rasa keprihatinan yang mendalam atas musibah ini. Kami juga turut berduka cita yang mendalam atas warga yang meninggal dunia,” kata Dewi dalam keterangan tertulis, Senin (24/1/2022).

Santunan itu berasal dari dana Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) yang dibayarkan masyarakat setiap tahun pada saat membayar pajak kendaraan bermotor. Sampai saat ini seluruh korban meninggal 4 orang sudah diberikan santunan.

“Berkat dukungan dan sinergi pelayanaan bersama instansi terkait yaitu Kepolisian, Rumah Sakit, Ditjen Dukcapil maka seluruh korban meninggal dunia telah diserahkan santunan sebesar Rp 50 juta pada Jumat (21/1/2022) melalui mekanisme transfer ke rekening kepada masing-masing ahli waris," kata Dewi.

Baca juga: Gubernur dan Kapolda Kaltim Kunjungi Korban Tabrakan Beruntut Balikpapan

"Waktu penyelesaianya kurang dari 24 jam sejak kejadian kecelakaan meskipun domisili ahli waris berada di beberapa provinsi berbeda yaitu Jawa Tengah, Banten dan Sumatera Utara," tambahnya.

Baca juga: Viral Pasutri Selamat dari Kecelakaan Maut di Balikpapan karena Sedekah

Khusus warga yang mengalami luka-luka, Jasa Raharja meminta untuk tidak khawatir terkait biaya perawatan di rumah sakit. Pasalnya, Jasa Raharja sudah memberikan surat jaminan kepada rumah sakit agar dapat merawat warga yang mengalami kecelakaan tersebut dengan baik sampai dengan biaya maksimal Rp 20 juta.

Sebelumnya, kecelakaan maut yang terjadi di simpang traffic light Muara Rapak, Balikpapan, pada Jumat (21/1/2022) pagi. Peristiwa ini diduga bermula saat truk toronton dengan nomor polisi KT 8534 AJ berangkat dari parkirannya Jalan Pulau Balang KM13 Kelurahan Karang Joang, Kecamatan Balikpapan Utara, pukul 05.00 WIT.

"Dengan muatan kontener 20 fit yang berisikan kapur pembersih air dengan berat 20 Ton yang hendak di antar ke Kampung Baru Balikpapan Barat," kata Karo Ops Polda Kaltim Kombes Pol Frans Barung Mangera kepada wartawan, Jumat (21/1/2022).

Sesampai di depan Rajawali Foto KM 0,5, supir truk sudah mulai menurunkan gigi kendaraan dari 4 ke 3. Namun, sesampai di depan Bank Mandiri rem kendaraan sudah tidak berfungsi.

"Truk teronton meluncur laju dan menabrak yang ada di depannya. Pada saat kejadian Trafic light Muara Rapak warna merah," imbuh Frans.

Setelah itu truk pertama kali menabrak sepeda. Berlanjut ke kendaraan lainnya yang tengah berhenti di traffic light. Total ada 6 kendaraan roda 4 yang ditabrak, sedangkan kendaraan roda dua berjumlah 14 unit.

Baca juga: 7 Fakta Kecelakaan Maut di Balikpapan, Anak Berusia 4 Tahun Selamat

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini