Share

Ditanya Soal Inflasi, Joe Biden Sebut Jurnalis 'Bajingan'

Rahman Asmardika, Okezone · Selasa 25 Januari 2022 10:40 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 25 18 2537328 ditanya-soal-inflasi-joe-biden-sebut-jurnalis-bajingan-NuXP7VD2Lm.JPG Presiden Amerika Serikat Joe Biden. (Foto: Reuters)

WASHINGTON – Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden ketahuan melontarkan umpatan kepada seorang wartawan dalam pertemuan di Gedung Putih pada Senin (24/1/2022).

Saat ditanya tentang dampak politik dari inflasi, Biden mennggumam, menyebut Peter Doocy, reporter Fox News yang meneriakkan pertanyaan itu sebagai “stupid son of bitch”, yang bisa diartikan sebagai “bajingan bodoh”. Kata-kata Biden itu tertangkap mikrofon yang belum terputus.

BACA JUGA: Satu Tahun Memerintah AS, Apa Saja yang Telah Dicapai Biden?

Korps pers Gedung Putih diundang ke pembukaan pertemuan Dewan Persaingan Amerika pada Senin karena Biden berpendapat pemerintahannya mengendalikan rekor inflasi AS dan menurunkan harga segala sesuatu mulai dari makanan hingga perbaikan iPhone.

BACA JUGA: Peringatan Setahun Serangan ke Gedung Capitol, Biden Terang-terangan Salahkan Trump

Dia menolak untuk menjawab pertanyaan tentang ketegangan yang sedang berlangsung dengan Rusia atas Ukraina, mengeluh bahwa para wartawan tidak akan tetap pada topik yang ada.

Diwartakan RT, saat media digiring keluar, Doocy meneriakkan pertanyaan tentang inflasi sebagai beban politik bagi pemerintah.

“Itu aset yang bagus. Lebih banyak inflasi. Benar-benar bajingan yang bodoh,” gumam Biden yang terdengar melalui mikrofonnya masih menyala. Pertukaran kata antara Doocy dan Biden itu dengan cepat menyebar di media sosial.

Ini adalah kedua kalinya Biden tertangkap mikrofon sedang mengeluh tentang Fox News dalam waktu kurang dari seminggu. Pada Kamis (20/1/2021), koresponden lain untuk jaringan kabel bertanya tentang Rusia selama pertemuan dengan tim sains dan teknologi Gedung Putih, yang direspon Biden dengan mengatakan “pertanyaan yang bodoh.”

Dua hari sebelumnya, dia menegur keras seorang reporter selama konferensi pers yang panjang di Gedung Putih, yang kedua sejak dia menjabat.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini