Share

Heboh! Suami di Bali Palsukan Kematian Istri untuk Menikah Lagi, Berujung Masuk Penjara

Mohamad Chusna, Sindonews · Rabu 26 Januari 2022 14:56 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 26 340 2538128 heboh-suami-di-bali-palsukan-kematian-istri-untuk-menikah-lagi-berujung-masuk-penjara-5GEKqyo5dX.jpg Dua pelaku pemalsuan kematian istri di Denpasar, Bali. (Foto: Chusna M)

DENPASAR – Seorang suami bernama Suraji (56) memalsukan kematian istrinya agar bisa menikah lagi dengan perempuan lain. Akibat ulahnya, dia divonis delapan bulan penjara dalam sidang di Pengadilan Negeri Denpasar, Rabu (26/1/2022).

"Menjatuhkan pidana kepada terdakwa Suraji selama delapan bulan penjara dikurangi selama terdakwa berada di dalam tahanan," kata ketua majelis hakim Putu Ayu Sudariasih.

Dalam sidang yang digelar secara online itu, hakim mengatakan terdakwa secara sah dan meyakinkan terbukti bersalah melanggar pasal 263 Ayat 2 dan 264 Ayat 2 KUHP.

Baca juga: Ditangkap Kejati, Buron Pemalsuan Bon BBM Rp7,3 Miliar Tak Berkutik

Perbuatan kedua terdakwa dilakukan bersama Kepala KUA Petang Abdul Munir, Agustus 2019 silam. Munir saat ini sedang menjalani proses persidangan terpisah.

Modusnya, Munir membuatkan surat pernyataan kematian dan surat keterangan kematian palsu yang isinya menerangkan istri terdakwa bernama Diah Suartini telah meninggal.

Munir juga memalsukan KTP dan Kartu Keluarga. Surat-surat palsu itu selanjutnya digunakan untuk menikahkan Suraji dengan Hernanik. Suraji kemudian memberikan imbalan Rp1,5 juta kepada Munir.

Menanggapi vonis hakim, Suraji menyatakan pikir-pikir untuk mengajukan banding. Sikap serupa dilakukan jaksa yang sebelumnya menuntut terdakwa dihukum 10 bulan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini